Sunday, 1 November 2026
Ekonomi

SPBU Shell Beroperasi Lagi di Bawah Pemilik Baru, Harga Diesel Rp25.420 per Liter

Pompa bahan bakar merah putih di sebuah SPBU modern di bawah kanopi

Jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell di Indonesia resmi beroperasi lagi dengan pemilik baru, SEFAS Group, per 30 Oktober 2026. Pengalihan kepemilikan ini menandai babak baru bagi jaringan SPBU Shell setelah proses akuisisi yang diumumkan sejak Mei 2026.

Apa yang berubah, siapa pemilik barunya, dan bagaimana nasib merek Shell? Corporate Relations Shell, Reza Marta Fawzy, menyampaikan bahwa SEFAS Group telah menyelesaikan pengambilalihan SPBU Shell dari PT Shell Indonesia. Setelah akuisisi, penjualan merek Shell tetap berlanjut melalui perjanjian lisensi merek dengan pemilik baru, sehingga pelanggan tetap dapat mengakses produk bahan bakar bermerek Shell.

SPBU Shell di Indonesia akan beroperasi melalui PT Isla Energy Indonesia, yang dimiliki oleh SEFAS Group. Dalam transaksi yang disepakati, Isla Energy Indonesia menerima seluruh kegiatan pasokan dan distribusi bahan bakar Shell di Indonesia, pengelolaan terminal bahan bakar minyak di Gresik, serta 200 SPBU Shell di Indonesia. Pengalihan kepemilikan tersebut tidak mencakup bisnis pelumas Shell, yang terus berkembang di Indonesia dan tetap berada di bawah naungan Shell Indonesia.

Mengapa pengalihan ini terjadi? Langkah ini menyusul rangkaian transformasi portofolio bisnis induk usaha Shell, Shell PLC. Bagi perusahaan energi global, penataan portofolio semacam ini biasanya bertujuan memfokuskan investasi pada lini bisnis yang dinilai paling strategis, sementara jaringan ritel di suatu negara dialihkan kepada mitra lokal yang dinilai lebih memahami pasar setempat.

Bagaimana dengan harga bahan bakar per 1 November 2026? Menurut daftar harga yang beredar pada awal November 2026, Shell V-Power Diesel dijual Rp25.420 per liter. Angka tersebut sama dengan harga yang berlaku pada bulan sebelumnya. Di jaringan lain, BP Ultimate Diesel juga dijual Rp25.420 per liter, sementara Vivo Diesel Primus dijual Rp25.420 per liter. Untuk bensin RON 92, BP 92 dan Vivo Revvo 92 sama-sama dijual Rp16.130 per liter, sedangkan Vivo Revvo 95 dijual Rp19.330 per liter.

Perlu dicatat, jaringan SPBU Shell saat ini hanya menjual bahan bakar jenis diesel. Tiga produk bensin Shell, yakni Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+, dilaporkan belum tersedia di jaringan SPBU di Indonesia sejak awal 2026. Kondisi ini membuat pilihan konsumen di SPBU Shell untuk sementara terbatas pada produk diesel.

Di sisi lain, harga bahan bakar nonsubsidi Pertamina juga terpantau stabil pada awal November 2026. Pertamax di wilayah Jabodetabek dipertahankan Rp15.950 per liter, Pertalite tetap Rp10.000 per liter, dan Biosolar tetap Rp6.800 per liter, mengacu pada penetapan yang berlaku sejak 2 September 2026. Stabilnya harga di sejumlah jaringan ini memberi kepastian jangka pendek bagi pengendara, meskipun harga nonsubsidi dapat berbeda di setiap wilayah karena penyesuaian pajak daerah dan logistik.

Apa artinya bagi konsumen? Pertama, keberlanjutan merek Shell di SPBU terjaga lewat skema lisensi, sehingga pelanggan lama tidak kehilangan akses terhadap produk yang selama ini mereka pakai. Kedua, kepastian pasokan dan distribusi kini berada di tangan operator baru, sehingga kualitas layanan di lapangan akan menjadi ujian pertama SEFAS Group dan Isla Energy Indonesia. Ketiga, konsumen tetap perlu memeriksa harga dan ketersediaan produk di SPBU terdekat sebelum mengisi bahan bakar, terutama untuk produk nonsubsidi di luar Jabodetabek dan Jawa.

Ke depan, yang patut diperhatikan adalah apakah operator baru mampu menjaga standar layanan dan memperluas kembali ragam produk bensin Shell yang selama ini belum tersedia. Jika itu terwujud, pengalihan kepemilikan ini bukan sekadar pergantian nama perusahaan di atas kertas, melainkan awal dari layanan ritel bahan bakar yang lebih lengkap bagi konsumen Indonesia.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Jaringan SPBU Shell di Indonesia resmi beroperasi lagi dengan pemilik baru, SEFAS Group, per 30 Oktober 2026.
  • SPBU Shell akan beroperasi melalui PT Isla Energy Indonesia, yang menerima pasokan dan distribusi bahan bakar Shell, terminal di Gresik, serta 200 SPBU.
  • Merek Shell tetap digunakan melalui perjanjian lisensi, sementara bisnis pelumas Shell tetap berada di bawah Shell Indonesia.
  • Menurut daftar harga per 1 November 2026, Shell V-Power Diesel dijual Rp25.420 per liter, sama seperti bulan sebelumnya.
  • Produk bensin Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ dilaporkan belum tersedia di jaringan SPBU Indonesia sejak awal 2026.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *