Sunday, 1 November 2026
Ekonomi

Rakornas SP Pegadaian Bahas Strategi Dukung Transformasi Menuju 2030

Empat profesional bisnis berdiskusi di kantor modern dengan layar grafik keuangan di belakang mereka

Serikat Pekerja (SP) Pegadaian menggelar rapat kerja nasional (rakornas) untuk membahas strategi mendukung transformasi PT Pegadaian menuju 2030. Penguatan kompetensi dan produktivitas pekerja menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut, seiring dengan dorongan agar organisasi pekerja ikut mengawal arah perubahan perusahaan.

Apa yang dibahas, siapa yang terlibat, dan mengapa pertemuan ini digelar? Rakornas SP Pegadaian menempatkan peningkatan kapabilitas anggota sebagai kunci transformasi. Serikat pekerja mendorong anggotanya terus meningkatkan kemampuan kerja, sekaligus memperkuat hubungan industrial yang harmonis dengan manajemen, agar perubahan perusahaan tidak hanya berjalan di atas kertas, tetapi juga ditopang oleh kesiapan sumber daya manusianya.

Mengapa kompetensi pekerja menjadi sorotan utama? Industri pergadaian sedang berubah. Layanan yang dulu bertumpu pada loket dan taksiran kini bersinggungan dengan layanan digital, manajemen risiko, dan persaingan dengan perusahaan pergadaian swasta yang jumlahnya terus bertambah. Dalam situasi seperti itu, pekerja yang kompeten dan produktif menjadi penentu apakah sebuah perusahaan pelat merah mampu menjaga kepercayaan nasabah sekaligus memperluas layanannya.

Sebagai konteks, industri pergadaian nasional memiliki peta jalan bersama. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Pergadaian periode 2025-2030, yang merupakan turunan dari Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. Peta jalan itu memuat lima strategi kunci, yaitu penguatan permodalan, tata kelola, manajemen risiko, dan sumber daya manusia; penguatan pengawasan, pengaturan, dan perizinan; penguatan edukasi dan pelindungan konsumen; pengembangan dan penguatan elemen ekosistem; serta penguatan pengembangan produk, pasar, dan infrastruktur.

Pelaksanaannya dibagi dalam tiga fase, yakni penguatan fondasi dan konsolidasi, menciptakan momentum, serta penyesuaian dan pertumbuhan. Penguatan kelembagaan pada aspek permodalan, tata kelola, manajemen risiko, dan sumber daya manusia diharapkan mendukung keberlanjutan usaha pergadaian sekaligus meningkatkan inklusi masyarakat terhadap layanan pergadaian.

Di tingkat perusahaan, hubungan industrial Pegadaian juga baru saja diperbarui. Pada 29 Juli 2026, Kementerian Ketenagakerjaan menyerahkan Surat Keputusan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) PT Pegadaian periode 2026-2028 kepada manajemen perusahaan. Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menyampaikan bahwa pengesahan PKB tersebut menjadi penanda berlakunya landasan aturan ketenagakerjaan baru untuk tiga tahun ke depan, sekaligus wujud kesepakatan resmi antara manajemen dan SP Pegadaian.

Penyusunan hingga pengesahan PKB itu membawa tiga tujuan utama, yaitu kepastian hukum dan regulasi yang terbarukan, hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan untuk memperkuat komitmen kolektif antara manajemen dan serikat pekerja, serta peningkatan produktivitas perusahaan demi rasa aman dan kejelasan hak dan kewajiban bagi seluruh karyawan di Indonesia.

Bagaimana rakornas ini berkaitan dengan semua itu? Rakornas menjadi ruang bagi serikat pekerja untuk menerjemahkan agenda besar transformasi ke dalam langkah yang lebih konkret di tingkat anggota: peningkatan kemampuan, peningkatan produktivitas, dan penguatan dialog dengan manajemen. Tanpa langkah seperti itu, target 2030 berisiko hanya menjadi slogan, karena pekerja di garis depanlah yang setiap hari berhadapan dengan nasabah dan menjalankan layanan.

Ke depan, yang perlu diperhatikan adalah apakah pembahasan rakornas ini berlanjut menjadi program yang terukur, misalnya pelatihan yang menyasar kebutuhan layanan baru, penilaian kinerja yang adil, dan perbaikan kesejahteraan yang sejalan dengan produktivitas. Transformasi menuju 2030 akan diuji bukan dari dokumen strateginya, melainkan dari apakah pekerja merasa dilibatkan dan nasabah merasakan layanan yang semakin baik.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Serikat Pekerja Pegadaian menggelar rakornas untuk membahas strategi mendukung transformasi PT Pegadaian menuju 2030.
  • Penguatan kompetensi dan produktivitas pekerja menjadi salah satu agenda utama, disertai dorongan peningkatan kapabilitas anggota dan penguatan hubungan industrial.
  • OJK telah meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Pergadaian 2025-2030 dengan lima strategi kunci, termasuk penguatan sumber daya manusia.
  • Pada 29 Juli 2026, Kemenaker menyerahkan SK Perjanjian Kerja Bersama PT Pegadaian periode 2026-2028 kepada manajemen perusahaan.
  • Rakornas menjadi ruang menerjemahkan agenda transformasi ke langkah konkret di tingkat anggota, agar target 2030 ditopang kesiapan pekerja.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *