JAKARTA — Meta meluncurkan aplikasi fesyen berbasis kecerdasan artifisial (AI) bernama Style Sketch, yang berfungsi membantu pengguna memadupadankan busana dari koleksi pakaian yang sudah mereka miliki. Aplikasi ini dirilis secara terbatas bagi pengguna di kawasan Asia Tenggara, mencakup Indonesia, Singapura, dan Thailand, untuk sistem operasi iOS maupun Android.
Kabar peluncuran ini dilansir dari laporan TechCrunch pada Kamis (29/10) waktu setempat. Kehadiran Style Sketch menjadi sorotan karena menyasar aktivitas sehari-hari yang dekat dengan pengguna: memilih pakaian dari lemari sendiri, tanpa harus membeli busana baru.
Style Sketch bekerja dengan terhubung langsung ke akun Instagram pengguna guna membangun lemari pakaian digital dari foto-foto yang pernah diunggah. Di samping itu, pengguna juga dapat menambahkan koleksi pakaian secara manual melalui pengambilan foto, rekaman video singkat, atau mengunggah gambar dari galeri gawai.
Dengan basis lemari digital tersebut, aplikasi ini memberikan rekomendasi kombinasi pakaian yang diselaraskan dengan gaya pribadi pengguna. Pengguna juga dapat mencoba padu padan busana tersebut secara virtual pada model realistis yang disesuaikan dengan bentuk tubuh dan warna kulit mereka, sehingga gambaran hasil padu padan menjadi lebih nyata sebelum pakaian benar-benar dikenakan.
Style Sketch juga menyediakan fitur yang membantu pengguna merencanakan busana untuk liburan. Fitur tersebut akan menyusun rekomendasi pakaian harian berdasarkan destinasi, durasi kunjungan, perkiraan cuaca, serta agenda aktivitas. Dengan begitu, pengguna tidak perlu lagi menebak-nebak isi koper untuk perjalanan mereka.
Kehadiran Style Sketch, yang pertama kali diungkap oleh konsultan media sosial Matt Navarra, menjadi bagian dari ekspansi Meta dalam merilis aplikasi berteknologi AI, menyusul peluncuran aplikasi Waddle World, Pocket, dan Vibes. Strategi ini sejalan dengan arahan CEO Meta Mark Zuckerberg untuk mempercepat dan memperbanyak peluncuran aplikasi baru dengan memanfaatkan efisiensi komputasi AI.
Bagi pengguna di Indonesia, Singapura, dan Thailand, kehadiran Style Sketch dalam tahap terbatas ini menjadi kesempatan awal untuk menjajal cara baru memanfaatkan AI dalam dunia fesyen. Alih-alih sekadar berbelanja, aplikasi ini mendorong pengguna memaksimalkan pakaian yang sudah dimiliki, memadukannya dengan cara yang segar, dan merencanakan penampilan harian maupun liburan dengan lebih praktis.
Seiring dengan perluasan bertahap yang biasa dilakukan Meta untuk aplikasi barunya, Style Sketch berpotensi menjangkau lebih banyak negara bila respons pengguna pada tahap awal ini positif. Untuk saat ini, pengguna di tiga negara Asia Tenggara tersebut menjadi yang pertama merasakan layanan fesyen berbasis AI dari Meta ini.
Apa poin penting dari berita ini?
- Meta meluncurkan aplikasi fesyen berbasis AI bernama Style Sketch untuk membantu pengguna memadupadankan busana dari koleksi pakaian yang sudah mereka miliki.
- Aplikasi ini dirilis secara terbatas bagi pengguna di Asia Tenggara, mencakup Indonesia, Singapura, dan Thailand, untuk iOS maupun Android.
- Style Sketch membangun lemari pakaian digital dari foto yang pernah diunggah ke Instagram, atau dari foto, video singkat, dan gambar galeri yang ditambahkan secara manual.
- Aplikasi ini memberi rekomendasi kombinasi pakaian sesuai gaya pribadi, uji coba virtual pada model realistis, serta perencanaan busana liburan berdasarkan destinasi, durasi, cuaca, dan agenda.


