Wednesday, 28 October 2026
Teknologi

Smart TV Samsung Diduga Rekam Suara Pengguna, Peneliti Ungkap Temuan Telemetri

Smart TV Samsung Diduga Rekam Suara Pengguna, Peneliti Ungkap Temuan Telemetri

Seorang peneliti keamanan mengklaim televisi pintar Samsung keluaran 2025 mencatat jumlah gonggongan anjing dan tangisan bayi, lalu melaporkannya ke server perusahaan. Hingga berita ini ditulis, Samsung belum memberikan tanggapan atas klaim tersebut.

Peneliti dengan akun X log4j itu membedah sistem operasi Tizen di televisinya sejak Rabu, 21 Oktober 2026. Penyelidikan bermula dari iklan yang terasa terlalu spesifik, lalu ia menemukan kode untuk data pemantauan terperinci (telemetri), pengelompokan suara, tangkapan layar, dan pengenal pelacakan iklan lintas perangkat.

Menurut klaim tersebut, perekaman suara berada dalam peristiwa bernama EV201/SOUNDSENSOR_ON yang berisi penghitung kejadian gonggongan anjing dan tangisan bayi, ditambah penanda sensor cahaya sekitar, status kamera, dan durasi siaran kamera. Data itu dikirim sebagai pasangan kunci-nilai ke server komputasi awan Samsung.

Konteksnya, Samsung memang mengiklankan fitur Pet Care dan Family Care pada televisi Vision AI 2025. Fitur itu memakai kecerdasan buatan di perangkat untuk mengenali gonggongan atau tangisan dan mengirim peringatan lewat aplikasi SmartThings. Menurut Samsung, Pet Care hanya bekerja saat televisi dalam keadaan mati. Namun, perusahaan tidak secara eksplisit menyatakan bahwa jumlah kejadian itu juga dilaporkan kembali kepadanya.

Klaim yang lebih mengkhawatirkan, televisi tanpa mikrofon diduga mencari perangkat terhubung yang memiliki mikrofon, seperti soundbar atau perangkat Bluetooth, untuk merekam suara. Peneliti itu juga menemukan jaringan saraf konvolusional spesifik wilayah yang melacak video yang ditonton, iklan yang dilewati, dan progres menonton.

Bukti yang ada sendiri masih tipis. Catatan log4j menyebut penghitung itu tidak membuktikan peringatan pernah ditampilkan, dan seluruh siklusnya belum ditelusuri penuh. Insinyur Hugging Face, ngxson, menguji dengan Flipper Zero dan menemukan televisi membuka mikrofon selama lima detik, lalu berhenti. Pada Jumat, 23 Oktober 2026, ia menyebut tidak mendeteksi respons mikrofon lain hingga beberapa jam kemudian, dengan catatan televisinya sudah di-root dan sejumlah pengaturan dimatikan sehingga televisi standar bisa berperilaku berbeda.

Samsung bukan satu-satunya yang disorot. Pada September, investigasi Gamers Nexus menunjukkan televisi pintar LG memetakan perangkat di jaringan rumah dan merekam audio mikrofon saat layar mati. LG disebut membantah keras tuduhan serupa.

Log4j menjanjikan tulisan lengkap sekitar 44 bagian, tetapi tulisan itu belum terbit saat berita ditulis. Hingga ada tanggapan resmi Samsung dan bukti yang lebih lengkap, temuan ini masih berstatus dugaan yang perlu diuji lebih lanjut.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *