Sunday, 1 November 2026
Konspirasi

Pemeriksa Fakta: Kutipan Patrick Stewart soal Trump dan Flu Memang dari Wawancara 2017

Foto berdampingan Patrick Stewart dan Donald Trump yang dipakai dalam pemeriksaan fakta kutipan viral

Klaim yang beredar di media sosial bahwa mendiang aktor Patrick Stewart pernah mengatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat Amerika berada di tepi infeksi flu yang sangat buruk ternyata memiliki atribusi yang benar. Pemeriksa fakta Snopes memberi verdict Correct Attribution untuk kutipan itu, yang berasal dari wawancara video pada 2017 dan kembali beredar luas setelah kabar wafatnya Stewart pada 28 Oktober 2026. Artinya, kutipan itu memang pernah diucapkan Stewart, bukan karangan baru yang ditempelkan pada namanya setelah ia wafat.

Patrick Stewart, aktor yang dikenal lewat peran Profesor Charles Xavier dalam X-Men dan Kapten Jean-Luc Picard dalam Star Trek: The Next Generation, wafat pada usia 86 tahun setelah menjalani perjalanan singkat dan mengharukan dengan penyakit Alzheimer dan demensia badan Lewy. Ketika ucapan belasungkawa mengalir, pengguna media sosial membagikan kutipan yang diklaim ditujukan kepada Trump. Salah satu unggahan di X mengklaim Stewart berkata pada 2017 bahwa ketika Amerika bersin, dunia terkena flu, dan Amerika berada di tepi infeksi flu yang sangat buruk karena sosok yang berada di Gedung Putih.

Mengapa kutipan lama ini kembali viral? Karena kabar duka membuat banyak orang mengenang kembali pernyataan-pernyataan publik Stewart, termasuk kritik politiknya. Snopes menelusuri sumbernya dan menemukan rekaman wawancara video dari 2017. Dalam rekaman itu Stewart berkata, dengan penekanan yang ia sampaikan sendiri, bahwa orang mungkin bertanya apa urusannya sebagai bukan warga Amerika, tetapi kenyataannya ketika Amerika bersin, dunia terkena flu. Ia melanjutkan bahwa Amerika berada di tepi infeksi flu yang sangat buruk, dan itu karena sosok yang berada di Gedung Putih. Ia juga mengaku semakin cemas melihat arah politik Amerika Serikat dan Eropa.

Bagaimana Snopes memastikan atribusi ini? Pemeriksa fakta itu mencocokkan kutipan yang beredar dengan rekaman wawancara aslinya, bukan sekadar mengandalkan tangkapan layar atau potongan yang beredar di media sosial. Dalam wawancara itu Stewart juga mengatakan ia takut dengan situasi politik di Amerika Serikat dan Eropa, serta menyinggung jabatan-jabatan pemerintahan yang belum terisi dan pernyataannya bahwa pemerintah dianggap kelebihan staf. Ia menambahkan bahwa kecemasannya tentang politik Amerika Serikat, khususnya yang terjadi di Gedung Putih, mencerminkan perasaannya tentang Brexit di Eropa, yang ia sebut sebagai kesalahan memalukan.

Konteks ini penting agar kutipan tidak disalahpahami sebagai pernyataan baru. Kutipan itu diucapkan pada 2017, pada masa jabatan pertama Trump, dan dibagikan ulang pada akhir Oktober 2026 dalam suasana duka atas wafatnya Stewart. Di luar peran-peran filmnya, Stewart adalah aktor panggung pemenang penghargaan yang selama 16 tahun menjadi anggota inti Royal Shakespeare Company, menerima dua penghargaan Laurence Olivier, dan pada 2010 dianugerahi gelar kebangsawanan atas jasanya di bidang drama. Ia juga sejak 2007 menjadi duta badan amal Refuge yang membantu korban kekerasan dalam rumah tangga, setelah tumbuh dalam rumah tangga yang penuh kekerasan.

Kesimpulan pemeriksa fakta ini sekaligus menjadi pengingat cara membaca kutipan viral: sebuah kutipan bisa benar diucapkan seseorang, tetapi tetap perlu dicek kapan dan dalam konteks apa ia diucapkan. Dalam kasus ini, Snopes menyatakan atribusi kutipan kepada Patrick Stewart adalah benar, dengan sumber wawancara video 2017 yang bisa dilacak. Yang keliru adalah jika kutipan itu disajikan seolah-olah sebagai komentar baru atas peristiwa 2026, padahal ia adalah pernyataan lama yang kembali beredar karena kabar wafatnya sang aktor.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Kutipan Patrick Stewart tentang Amerika di tepi infeksi flu yang sangat buruk yang beredar setelah wafatnya dinyatakan Snopes memiliki atribusi yang benar.
  • Kutipan itu berasal dari wawancara video pada 2017, bukan pernyataan baru yang dibuat setelah Stewart wafat pada 28 Oktober 2026.
  • Dalam wawancara itu Stewart berkata ketika Amerika bersin, dunia terkena flu, dan Amerika berada di tepi infeksi flu yang sangat buruk karena sosok di Gedung Putih.
  • Snopes memverifikasi atribusi dengan mencocokkan kutipan pada rekaman wawancara aslinya, termasuk pernyataan kecemasan Stewart tentang politik Amerika Serikat dan Eropa.
  • Kutipan lama yang kembali viral perlu dibaca dengan konteks waktunya, agar tidak disalahpahami sebagai komentar baru atas peristiwa 2026.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *