Sunday, 1 November 2026
Politik

Senator Sumbar: Peristiwa Sukoharjo Aksi Intimidatif, Minta Investigasi Transparan

Anggota DPD RI Sumatera Barat Muslim M Yatim

Anggota DPD RI dari Sumatra Barat, Muslim M. Yatim, menyayangkan keras peristiwa penggerebekan terhadap santri perempuan di Sukoharjo oleh aparat pada malam hari. Ia menilai peristiwa itu sebagai aksi intimidatif dan meminta Kapolri serta Komandan Korps Brimob mengusut tindakan personel yang terlibat secara transparan.

Pernyataan itu disampaikan Muslim pada Minggu, 1 November 2026. Ia menilai pendekatan aparat seharusnya mengutamakan cara-cara humanis dan menghindari tindakan represif, terutama ketika yang dihadapi adalah anak-anak perempuan di lingkungan pendidikan agama.

Menurut Muslim, tindakan tersebut tidak hanya melukai santriwati secara fisik dan mental, tetapi juga melukai rasa keadilan masyarakat dan mencederai marwah lembaga pendidikan pesantren sebagai penjaga moral bangsa. Ia menyoroti adanya santriwati yang tidak sempat menutup aurat secara layak saat penggerebekan berlangsung.

Peristiwa yang dipersoalkan adalah penggeledahan Pondok Pesantren Mahad Hamalatul Quran di Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa dini hari, 27 Oktober 2026. Menurut keterangan pihak pesantren, aparat bersenjata lengkap mendatangi kompleks pendidikan itu sekitar pukul 03.20 WIB, ketika para santriwati masih tertidur.

Pihak pesantren menyampaikan dugaan pendobrakan pintu, intimidasi, serta perlakuan tidak pantas terhadap sejumlah santriwati. Sekretaris pondok, Diyana Indah Sari, menyebut para santriwati berusia 10 hingga 16 tahun, dan polisi turut membawa sejumlah barang, antara lain perlengkapan panahan, drone, dan kamera pengawas.

Kepolisian memiliki keterangan berbeda mengenai pelaksanaan penggeledahan itu. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Yuliyanto, pada Sabtu, 31 Oktober 2026, menyatakan penggeledahan melibatkan polisi wanita (polwan) dan unsur lingkungan setempat. Menurutnya, para santriwati didampingi polwan selama penggeledahan dan pemeriksaan, dan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sukoharjo mendampingi santriwati saat pemeriksaan di Polres.

Polisi menyebut penggeledahan itu berkaitan dengan penyelidikan kasus pembakaran dan perusakan sebuah warung di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, pada 12 September 2026. Sebanyak 12 santriwati dan empat ustazah dibawa ke Polsek Mojolaban, kemudian diperiksa sebagai saksi di Polres Sukoharjo, dan menjelang malam mereka dijemput keluarga. Kapolres Sukoharjo menyatakan penggeledahan dilengkapi surat dan sesuai prosedur.

Ombudsman Republik Indonesia turut meminta evaluasi terhadap pelaksanaan penggeledahan tersebut, termasuk perlindungan hak perempuan dan anak serta kejelasan prosedur penyitaan barang. Sejumlah barang yang sebelumnya diamankan dari dua lokasi pesantren dilaporkan mulai dikembalikan, antara lain 17 unit telepon seluler, tiga kendaraan bermotor, satu unit komputer, dan satu unit drone.

Muslim meminta investigasi menyeluruh terhadap oknum yang diduga terlibat agar peristiwa serupa tidak terulang. Ia menekankan setiap penggeledahan harus dilaksanakan secara patut, proporsional, dan menghormati hak asasi manusia, terutama ketika menyangkut anak-anak dan perempuan di lingkungan pendidikan.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Senator asal Sumatra Barat Muslim M. Yatim menyayangkan keras penggerebekan terhadap santri perempuan di Sukoharjo pada malam hari.
  • Muslim meminta Kapolri dan Komandan Korps Brimob mengusut tindakan personel yang terlibat secara transparan.
  • Penggeledahan Pondok Pesantren Hamalatul Quran di Mojolaban, Sukoharjo, berlangsung pada Selasa dini hari, 27 Oktober 2026.
  • Pihak pesantren menduga ada intimidasi terhadap santriwati berusia 10 hingga 16 tahun, sementara Polda Jawa Tengah menyatakan penggeledahan melibatkan polwan dan didampingi UPTD PPA.
  • Ombudsman RI meminta evaluasi pelaksanaan penggeledahan, termasuk perlindungan hak perempuan dan anak.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *