Friday, 30 October 2026
Lingkungan

Warning BMKG: Objek Wisata di Bali Berpotensi Hujan, Cek Wilayah Terdampak

Pengendara memakai jas hujan melintas di jalan saat hujan di Bali

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini hujan sedang hingga lebat di Bali pada 28 hingga 31 Oktober 2026. Sejumlah objek wisata diminta waspada karena hujan diprakirakan turun pada siang hari di tengah kondisi berawan.

Prakirawan BBMKG Wilayah III Denpasar, AA Putu Eka Putra Wirawan, menyampaikan peringatan tersebut melalui keterangan yang dikutip kantor berita Antara. Untuk periode 28 hingga 29 Oktober hingga pukul 08.00 WITA, wilayah yang berpotensi hujan meliputi Badung, Bangli, Gianyar, Karangasem, dan Tabanan. Untuk 30 hingga 31 Oktober hingga pukul 08.00 WITA, wilayahnya meliputi Badung, Buleleng, Jembrana, Karangasem, dan Tabanan.

Pada Kamis, 29 Oktober 2026, sebagian besar wilayah Bali diprakirakan berawan dari pagi hingga malam. Sejumlah objek wisata diprakirakan diguyur hujan pada siang hari, yakni Ubud, Kintamani, Besakih, Nusa Dua, Kuta, Tanah Lot, dan Sanur. Bedugul menjadi pengecualian dalam prakiraan tersebut. Wisatawan yang berencana beraktivitas di luar ruangan disarankan menyesuaikan jadwal dan membawa perlengkapan hujan.

Selain hujan, angin dan gelombang laut juga perlu diwaspadai. Angin umumnya bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan mencapai 35 kilometer per jam pada 28 hingga 29 Oktober. Suhu udara berada pada kisaran 20 hingga 33 derajat Celsius. Tinggi gelombang di perairan selatan Bali bisa mencapai 3 meter, sedangkan di perairan utara Bali mencapai 1,5 meter.

BBMKG mengingatkan kewaspadaan khusus terhadap gelombang setinggi 2 meter atau lebih di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok, dan perairan selatan Bali. Nelayan, operator wisata bahari, dan wisatawan yang hendak menyeberang atau beraktivitas di laut disarankan memantau informasi cuaca terbaru sebelum berangkat.

Peringatan ini datang di masa peralihan musim. Musim hujan di Bali diprakirakan berlangsung hingga April 2027, sehingga hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi secara berkala dalam beberapa bulan ke depan. Masyarakat di daerah rawan banjir dan longsor juga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun dalam durasi lama.

Bagi wisatawan, kunci menghadapi prakiraan ini adalah fleksibilitas. Aktivitas luar ruangan sebaiknya dijadwalkan pada pagi hari bila memungkinkan, dengan rencana cadangan di dalam ruangan pada siang hingga sore hari. Mengikuti pembaruan resmi BBMKG membantu menghindari keputusan perjalanan yang berisiko.

Pemerintah daerah dan pengelola destinasi juga diharapkan meneruskan peringatan ini kepada wisatawan. Informasi yang cepat dan jelas di lokasi wisata dapat mencegah wisatawan terjebak hujan lebat maupun kondisi laut yang berbahaya.

Apa poin penting dari berita ini?

  • BBMKG Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini hujan sedang hingga lebat di Bali pada 28 hingga 31 Oktober 2026.
  • Pada 29 Oktober, objek wisata Ubud, Kintamani, Besakih, Nusa Dua, Kuta, Tanah Lot, dan Sanur diprakirakan hujan pada siang hari.
  • Angin timur hingga tenggara mencapai 35 kilometer per jam, dengan gelombang hingga 3 meter di perairan selatan Bali.
  • Musim hujan di Bali diprakirakan berlangsung hingga April 2027, sehingga kewaspadaan perlu dijaga selama beberapa bulan ke depan.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *