Arema FC menang telak 4-0 atas Dewa United pada pekan ketujuh Super League 2026-2027 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu, 25 Oktober 2026. Kemenangan ini menjadi titik balik bagi Singo Edan setelah lima laga beruntun tanpa kemenangan.
Pelatih interim Arema FC, Andre Caldas, hanya memiliki waktu persiapan dua hari setelah pelatih sebelumnya, Marcos Santos, diberhentikan. Dalam waktu singkat itu, Caldas memilih tidak melakukan perubahan besar. Ia justru berupaya mengembalikan kepercayaan diri para pemain dan membiarkan mereka bermain sesuai kemampuan terbaiknya.
Menurut Caldas, tim sudah memiliki strategi sejak awal laga, baik dalam kondisi tertinggal maupun imbang. Ia menegaskan setiap pemain akan mendapat kesempatan, entah bermain lima menit, 20 menit, atau 90 menit, dan semuanya harus memberikan yang terbaik sebagai satu kesatuan tim.
Empat gol Arema dicetak oleh Morais Careca yang memborong dua gol, serta Samuel Otusanya dan Julian Guevara yang masing-masing menyumbang satu gol. Arema juga menjaga gawangnya tetap bersih sepanjang pertandingan.
Kemenangan di Kanjuruhan ini memiliki makna emosional bagi Aremania, yang sebelumnya menyaksikan timnya kesulitan meraih hasil maksimal. Bagi Caldas, tiga poin ini bukan sekadar angka, melainkan buah kerja keras seluruh tim untuk keluar dari tekanan.
Meski demikian, Caldas mengingatkan bahwa satu kemenangan belum menyelesaikan semua persoalan tim. Ia menilai kemenangan ini bisa menjadi pijakan untuk membangun konsistensi, dan tim harus bekerja lebih keras lagi pada laga-laga berikutnya.


