Sunday, 1 November 2026
Nasional

Quad Soroti Tekanan Ekonomi dan Kontrol Ekspor, Sepakat Perkuat Rantai Pasok Global

Bendera Amerika Serikat, Australia, India, dan Jepang berjajar di belakang meja pertemuan Quad

Menteri luar negeri Amerika Serikat (AS), Jepang, Australia, dan India pada Sabtu, 31 Oktober 2026, menyampaikan keprihatinan serius atas apa yang mereka sebut sebagai tekanan ekonomi melalui kontrol ekspor dan praktik yang tidak mengikuti prinsip pasar. Pernyataan itu tertuang dalam pernyataan bersama kelompok Quad Indo-Pasifik yang dikeluarkan di Atlanta, Amerika Serikat.

Pertemuan tersebut merupakan pertemuan ketiga para menteri luar negeri Quad pada 2026. Pertemuan itu berlangsung sesaat sebelum Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menjadi tuan rumah sesi terakhir pertemuan menteri luar negeri Kelompok 20 (G20) di Atlanta, yang turut dihadiri China.

Dalam pernyataan bersama itu, keempat negara berikrar bekerja sama membangun rantai pasok global yang dapat dipercaya. Mereka menegaskan kembali dukungan terhadap kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, sambil menekankan pentingnya keamanan ekonomi dalam menjaga stabilitas dan kemakmuran global.

Para menteri menyuarakan keprihatinan serius terhadap tekanan ekonomi, termasuk melalui kontrol ekspor yang dikenakan secara sewenang-wenang, serta kebijakan dan praktik yang tidak mengikuti prinsip pasar sehingga menyebabkan kelebihan kapasitas produksi dan mengganggu rantai pasok global dalam industri kritikal.

Pernyataan bersama itu tidak menamai China secara langsung. Namun, pernyataan tersebut dikeluarkan ketika Jepang lantang mengkritik Beijing terkait kontrol ekspor mineral kritikalnya, sementara Amerika Serikat tengah membentuk koalisi negara-negara G20 yang khawatir atas penguasaan China terhadap pasokan tanah jarang dan mineral kritikal lainnya.

Selain soal rantai pasok, para menteri Quad juga menekankan keperluan mutlak untuk melindungi dan mempertahankan hak serta kebebasan pelayaran di Selat Hormuz, Laut Merah, dan Selat Bab el-Mandeb. Jalur-jalur laut tersebut merupakan urat nadi perdagangan dan energi dunia.

Kelompok itu turut berikrar menyediakan bantuan bernilai lebih dari 85 juta dolar AS untuk mendukung teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dapat dipercaya di seluruh kawasan Indo-Pasifik. Bantuan tersebut menjadi bagian dari kerja sama teknologi di antara keempat negara.

Quad juga akan melancarkan usaha baru untuk mengidentifikasi kelemahan dalam rantai pasok semikonduktor dan sektor terkait sebelum kelemahan tersebut menyebabkan gangguan. Langkah ini menegaskan pergeseran Quad dari forum dialog keamanan menjadi forum kerja sama ekonomi dan teknologi yang lebih operasional.

Rancangan ke depan juga sudah disiapkan. Pertemuan resmi pertama para pemimpin empat negara bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump direncanakan berlangsung pada November di Manila, Filipina, di sela pertemuan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Pernyataan bersama di Atlanta ini menunjukkan Quad semakin menempatkan ketahanan ekonomi sebagai pilar utama kerja sama. Bagi kawasan Indo-Pasifik, pesan yang disampaikan cukup jelas: rantai pasok yang terbuka, tepercaya, dan bebas dari tekanan sepihak menjadi kepentingan bersama keempat negara.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Menteri luar negeri AS, Jepang, Australia, dan India menyampaikan keprihatinan atas tekanan ekonomi melalui kontrol ekspor dalam pernyataan bersama Quad di Atlanta pada 31 Oktober 2026.
  • Pernyataan itu tidak menamai China secara langsung, tetapi dikeluarkan ketika Jepang mengkritik kontrol ekspor mineral kritikal Beijing.
  • Keempat negara berikrar membangun rantai pasok global yang dapat dipercaya dan menegaskan dukungan terhadap Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.
  • Quad juga menekankan perlindungan kebebasan pelayaran di Selat Hormuz, Laut Merah, dan Selat Bab el-Mandeb.
  • Kelompok itu berikrar bantuan lebih dari 85 juta dolar AS untuk teknologi AI yang dapat dipercaya di Indo-Pasifik serta usaha baru mengidentifikasi kerentanan rantai pasok semikonduktor.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *