Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komjen Pol. Dadang Hartanto, menginstruksikan seluruh jajarannya mengawal program bedah rumah Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), termasuk di Palmerah, Jakarta Barat. Menurut dia, kegiatan itu menjadi kesempatan bagi anggota kepolisian untuk hadir di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut berlangsung di RW 03, Kelurahan Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Program bedah rumah dan pelayanan kesehatan gratis itu digelar Polda Metro Jaya bersama Kementerian PKP, dan dihadiri Menteri PKP Maruarar Sirait serta Kapolda Metro Jaya.
Dalam kegiatan itu, warga mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus peninjauan rumah-rumah yang diusulkan untuk menerima bantuan perbaikan melalui program bedah rumah. Pelayanan kesehatan dilaksanakan oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya, meliputi pemeriksaan tekanan darah, konsultasi dokter umum, pemeriksaan laboratorium, hingga pemberian obat sesuai resep dokter.
Di lokasi yang sama, Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau langsung sejumlah rumah warga yang diusulkan mendapatkan bantuan perbaikan. Ia berdialog dengan pemilik rumah untuk mendengar keluhan sekaligus melihat kondisi hunian mereka, sebagai bagian dari proses memastikan bantuan perbaikan rumah diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Maruarar juga mengajak masyarakat dan media untuk ikut mengawasi pelaksanaan program bedah rumah. Pengawasan publik dinilai penting agar proses penyaluran bantuan berlangsung transparan dan tepat sasaran, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri PKP berdialog langsung dengan salah satu calon penerima bantuan, Broto, yang tinggal bersama 12 orang lainnya dalam sebuah rumah berukuran sekitar 35 meter persegi. Selain Broto, Menteri PKP juga berdiskusi dengan dua calon penerima bantuan lainnya, yakni Isnaini dan Muhamad, yang ketiganya merupakan calon penerima bantuan yang diusulkan oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat.
Pelaksanaan pekerjaan bedah rumah di lokasi tersebut direncanakan dimulai pada 12 November 2026 dan selesai pada 26 Desember 2026. Kementerian PKP terus mempercepat pelaksanaan Program Bedah Rumah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat dan mendukung target pembangunan perumahan nasional.
Pada 2026, alokasi Program Bedah Rumah di Provinsi DKI Jakarta meningkat signifikan menjadi 10.300 unit, dibandingkan 158 unit pada tahun sebelumnya. Khusus di Jakarta Barat, sebanyak 2.000 unit bantuan dialokasikan untuk delapan kecamatan dan 50 kelurahan, sementara Kecamatan Palmerah memperoleh alokasi sebanyak 415 unit.
Kapolda Metro Jaya menyampaikan program bedah rumah dapat menjadi sarana bagi kepolisian untuk lebih dekat dengan masyarakat. Menurutnya, kehadiran anggota kepolisian dalam kegiatan sosial pemerintah dapat memperkuat komunikasi sekaligus mendukung upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menambahkan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Apa poin penting dari berita ini?
- Kapolda Metro Jaya menginstruksikan jajarannya mengawal program bedah rumah Kementerian PKP, termasuk di Palmerah.
- Kegiatan di RW 03 Kota Bambu Selatan pada 31 Oktober 2026 juga memberi layanan kesehatan gratis dari Biddokkes Polda Metro Jaya.
- Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau rumah calon penerima seperti Broto, Isnaini, dan Muhamad yang diusulkan Pemkot Jakarta Barat.
- Pekerjaan bedah rumah di lokasi itu direncanakan dimulai 12 November dan selesai 26 Desember 2026.
- Alokasi bedah rumah DKI Jakarta 2026 mencapai 10.300 unit, dengan 2.000 unit di Jakarta Barat dan 415 unit di Palmerah.


