Sunday, 1 November 2026
Nasional

Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Ajak Teruskan Perjuangan

Sejumlah orang memotong pita peresmian di bawah gapura bertuliskan Hari Pahlawan 2026, mengenakan kaus putih bertema peringatan

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono membuka rangkaian Peringatan Hari Pahlawan 2026 di Taman Fatahillah, Jakarta, pada Minggu, 1 November 2026. Rangkaian peringatan ini berlangsung selama dua hari, 1 hingga 2 November 2026, dengan tema Pahlawanku Teladanku, Melangkah Bersama Melanjutkan Perjuangan.

Pembukaan rangkaian ditandai dengan pemotongan pita Jejak Pahlawan, yang dilanjutkan dengan peninjauan Pameran Pahlawan. Sejumlah pihak hadir dalam pembukaan tersebut, antara lain Ketua Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) Mutia Hatta yang merupakan putri Proklamator Mohammad Hatta, para keluarga pahlawan, serta siswa Sekolah Rakyat dari Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi.

Beragam kegiatan mengisi rangkaian peringatan selama dua hari itu. Di antaranya Pameran Sekolah Rakyat, gelar wicara, permainan kuis, lomba peragaan busana, hiburan musik, pertunjukan seni dari keluarga pahlawan, apresiasi untuk keluarga pahlawan, serta pertunjukan musikal dan video mapping. Rangkaian ini dirancang sebagai ruang bersama untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus mengajak generasi muda terlibat aktif.

Dalam sambutannya, Agus Jabo mengingatkan bahwa kemerdekaan yang dinikmati bangsa Indonesia saat ini bukanlah hadiah yang datang begitu saja. Kemerdekaan itu, kata dia, merupakan hasil perjuangan panjang yang ditebus dengan pengorbanan harta, jiwa, dan raga para pahlawan. Karena itu, tugas generasi penerus adalah mewujudkan cita-cita kemerdekaan tersebut dalam kehidupan nyata.

Ia menjelaskan bahwa cita-cita itu diwujudkan melalui pelaksanaan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, khususnya Pasal 33 yang menjadi landasan untuk mewujudkan Pasal 31 dan Pasal 34. Pasal-pasal itu berkaitan dengan upaya agar kekayaan alam dan seluruh potensi bangsa digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Sejumlah program strategis yang ia sebut dalam kaitan itu meliputi kemandirian pangan dan energi, Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih, Cek Kesehatan Gratis, penyediaan perumahan, revitalisasi sekolah, pembangunan jembatan di wilayah terpencil, serta Sekolah Rakyat.

Agus Jabo menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Diperlukan persatuan dan semangat gotong royong dari seluruh elemen bangsa agar perjuangan para pahlawan benar-benar berlanjut dalam bentuk kerja nyata untuk rakyat.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono membuka rangkaian Peringatan Hari Pahlawan 2026 di Taman Fatahillah, Jakarta, pada Minggu, 1 November 2026.
  • Rangkaian peringatan berlangsung selama dua hari, 1 hingga 2 November 2026, dengan tema Pahlawanku Teladanku, Melangkah Bersama Melanjutkan Perjuangan.
  • Pembukaan ditandai dengan pemotongan pita Jejak Pahlawan, yang dilanjutkan dengan peninjauan Pameran Pahlawan.
  • Kemerdekaan merupakan hasil perjuangan panjang yang ditebus dengan pengorbanan harta, jiwa, dan raga para pahlawan, bukan hadiah yang datang begitu saja.
  • Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan, sehingga diperlukan persatuan dan semangat gotong royong dari seluruh elemen bangsa.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *