Monday, 2 November 2026
Daerah

Pameran Seni Inklusif In Medio Hadirkan Karya Lima Seniman di Bandung

Dua pengunjung memotret mural garis biru besar di dinding ruang pameran seni

Kolaborasi lintas komunitas kembali mewarnai perkembangan industri kreatif melalui pameran seni In Medio yang digelar 31 Oktober hingga 29 November 2026 di Dia.Lo.Gue @dotHub Space, Bandung. Pameran yang diinisiasi Artjog melalui program Love Artjog ini menghadirkan karya lima seniman dengan beragam pendekatan artistik sekaligus mengangkat isu kesetaraan dan inklusivitas di dunia seni.

Pengunjung dapat memotret karya seni bertema In Medio yang dipamerkan di ruang kolaborasi tersebut. Pameran ini menjadi muara dari rangkaian program residensi seniman yang sebelumnya diselenggarakan di Yogyakarta. Program tersebut merupakan bagian dari Love Artjog, sebuah platform yang dibangun untuk menciptakan ekosistem seni yang lebih inklusif serta meningkatkan kesadaran publik terhadap seni dan disabilitas.

Lima seniman yang mengikuti program residensi tersebut yakni Clara Vania dari Yogyakarta, Dewi Nurlaela dari Jakarta, Ilham Sadikin dari Bandung, Septa Anggitayuda dari Bogor, serta Zakka Nurul Giffani Hadi dari Yogyakarta. Keberagaman asal dan pendekatan artistik kelima seniman ini menjadi kekuatan pameran, karena masing-masing membawa cara pandang dan medium yang berbeda dalam menanggapi tema inklusivitas.

Dalam pelaksanaannya, Love Artjog berkolaborasi dengan Tab Space, sebuah perusahaan sosial yang memfasilitasi seniman disabilitas sebagai praktisi profesional, serta dotHub Space sebagai ruang kolaborasi inklusif yang mempertemukan seni, desain, dan budaya. Program residensi ini juga melibatkan Ace House Collective, kolektif seni independen asal Yogyakarta, sebagai fasilitator.

Direktur Program Artjog Gading Narendra Paksi mengapresiasi dukungan mitra logistik yang membantu kelancaran pendistribusian karya dan perlengkapan pameran. Dukungan semacam ini penting karena pameran lintas kota melibatkan pengiriman karya yang membutuhkan penanganan hati-hati agar sampai dalam kondisi baik dan dapat dinikmati pengunjung secara utuh.

Pameran In Medio membuka ruang kreativitas bagi seniman disabilitas untuk tampil sebagai praktisi profesional, bukan sekadar objek belas kasihan. Melalui karya-karya yang dipamerkan, publik diajak melihat bahwa keterbatasan fisik tidak membatasi daya cipta, dan bahwa dunia seni menjadi lebih kaya ketika memberi tempat bagi beragam tubuh, pengalaman, dan cara berkarya.

Bagi Bandung, kehadiran pameran ini memperkuat posisi kota sebagai salah satu simpul penting ekosistem seni Indonesia. Dia.Lo.Gue @dotHub Space yang berada di kawasan Bandung Timur menjadi ruang pertemuan antara seni, desain, dan budaya, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap seni yang inklusif dan progresif. Pameran In Medio dapat dikunjungi hingga 29 November 2026.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Pameran seni In Medio digelar 31 Oktober hingga 29 November 2026 di Dia.Lo.Gue @dotHub Space, Bandung.
  • Pameran yang diinisiasi Artjog melalui program Love Artjog ini menghadirkan karya lima seniman dengan beragam pendekatan artistik.
  • Pameran ini mengangkat isu kesetaraan dan inklusivitas di dunia seni serta menjadi muara dari rangkaian program residensi seniman di Yogyakarta.
  • Love Artjog berkolaborasi dengan Tab Space dan dotHub Space, serta melibatkan Ace House Collective sebagai fasilitator.
  • Lima seniman yang mengikuti program residensi tersebut yakni Clara Vania, Dewi Nurlaela, Ilham Sadikin, Septa Anggitayuda, serta Zakka Nurul Giffani Hadi.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *