Timnas Indonesia U-15 menutup kiprahnya di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026 dengan finis di peringkat 72 dari 189 peserta. Kepastian itu didapat setelah Garuda Muda kalah 0-1 dari Benin dalam pertandingan pamungkas di Tier C pada Jumat (30/10/2026) di Hovsan Competition Complex Pitch 9A, Baku, Azerbaijan.
Turnamen yang berlangsung pada 24-30 Oktober 2026 ini memakai format khusus delapan lawan delapan selama 40 menit. Indonesia memulai fase grup dengan kemenangan 7-1 atas Fiji, lalu mengumpulkan tujuh poin dari lima pertandingan dengan catatan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Hasil itu menempatkan Indonesia di peringkat ketiga Grup G, di bawah Wales dan Portugal, sehingga Garuda Muda masuk ke Tier C, jalur fase gugur di luar perebutan gelar utama Tier A.
Di fase gugur Tier C, Indonesia lebih dulu menyingkirkan Moldova pada babak 32 besar perebutan peringkat 65-96. Laga yang berakhir imbang 3-3 itu dimenangi Indonesia 9-8 lewat adu penalti. Pada hari yang sama, skuad asuhan Furqon Alkatiri kembali tampil meyakinkan ketika menghadapi Panama pada babak 16 besar perebutan peringkat 65-80. Indonesia menang 5-3, dengan Muhammad Nazar mencetak dua gol, sementara Lyonel, Rendra, dan Fayyad masing-masing menyumbang satu gol.
Langkah Indonesia terhenti di perempat final perebutan peringkat 65-72 setelah kalah 1-6 dari Luksemburg. Garuda Muda kemudian kalah 1-5 dari Prancis pada semifinal perebutan peringkat 69-72, sebelum menutup turnamen dengan kekalahan 0-1 dari Benin pada laga perebutan peringkat 71. Rangkaian hasil itu menempatkan Indonesia pada peringkat akhir 72.
Meski tidak berada di jalur perebutan gelar utama, capaian ini tetap memberi jam terbang internasional yang berharga bagi para pemain muda. Format turnamen yang dirancang agar seluruh negara peserta tetap mendapat pertandingan lanjutan setelah penyisihan grup membuat Indonesia memainkan total delapan pertandingan, dari fase grup hingga laga perebutan peringkat.
Bagi pembinaan sepak bola usia muda Indonesia, pengalaman menghadapi Wales, Portugal, Moldova, Panama, Luksemburg, Prancis, dan Benin dalam satu turnamen menjadi modal penting. Para pemain pulang dengan gambaran nyata tentang level persaingan internasional, sesuatu yang tidak bisa digantikan oleh latihan semata. Evaluasi dari turnamen ini diharapkan menjadi pijakan bagi PSSI dan pemangku kepentingan untuk terus mendukung program pembinaan berbasis kompetisi internasional, agar generasi berikutnya melangkah lebih jauh dari peringkat 72.
Apa poin penting dari berita ini?
- Timnas Indonesia U-15 menutup kiprahnya di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026 dengan finis di peringkat 72 dari 189 peserta.
- Kepastian itu didapat setelah Garuda Muda kalah 0-1 dari Benin dalam pertandingan pamungkas di Tier C pada Jumat (30/10/2026) di Baku, Azerbaijan.
- Indonesia memulai fase grup dengan kemenangan 7-1 atas Fiji, lalu finis di peringkat ketiga Grup G sehingga masuk ke Tier C.
- Di fase gugur Tier C, Indonesia menyingkirkan Moldova lewat adu penalti 9-8 setelah imbang 3-3, lalu menaklukkan Panama 5-3.
- Langkah Indonesia terhenti setelah kalah 1-6 dari Luksemburg, 1-5 dari Prancis, dan 0-1 dari Benin.


