Saturday, 31 October 2026
Horror

Kenapa Rumah Tua Terasa Angker? Ilmuwan: Bukan Hantu, tapi Suara yang Tak Terdengar

Ilustrasi wahana rumah hantu yang gelap dan menyeramkan

Mengapa rumah tua sering terasa angker, padahal tidak ada apa-apa yang terlihat? Pertanyaan ini dijawab para ilmuwan dengan penjelasan yang jauh lebih membumi daripada cerita hantu: gelombang suara yang terlalu rendah untuk didengar manusia, yang dikenal sebagai infrasonik, bisa membuat suasana sebuah bangunan terasa tidak nyaman dan mencekam.

Temuan itu dilaporkan dari sebuah studi yang terbit pada April 2026 di jurnal Frontiers in Behavioral Neuroscience. Penelitian yang dipimpin psikolog Rodney Schmaltz dari MacEwan University, Kanada, menguji apakah suara di bawah ambang dengar manusia benar-benar memengaruhi perasaan seseorang, atau sekadar sugesti belaka.

Dalam percobaan tersebut, 36 partisipan duduk sendirian di sebuah ruangan dan mendengarkan musik selama lima menit, ada yang menenangkan dan ada yang bernuansa menyeramkan. Separuh dari mereka, tanpa sadar, juga terpapar infrasonik pada frekuensi 18 hertz, sedikit di bawah batas bawah pendengaran manusia yang umumnya sekitar 20 hertz.

Hasilnya cukup jelas. Partisipan yang terpapar infrasonik melaporkan perasaan lebih mudah tersinggung dan menilai musik yang sama sebagai musik yang lebih sedih dibandingkan kelompok yang tidak terpapar. Sampel air liur mereka juga menunjukkan kadar hormon stres kortisol yang lebih tinggi setelah percobaan, meskipun mereka sendiri tidak bisa mendeteksi keberadaan suara tersebut.

Penjelasan ini nyambung dengan kondisi bangunan tua. Pipa yang menua, sistem ventilasi, pendingin ruangan, motor lift, dan pompa air bisa menghasilkan getaran frekuensi rendah yang merambat lewat lantai dan dinding. Di ruang bawah tanah, getaran semacam itu lebih mudah terperangkap, sehingga sebuah ruangan bisa terasa sumpek dan tidak nyaman tanpa sumber yang jelas.

Yang penting diluruskan, para peneliti menegaskan bahwa infrasonik tidak membuat seseorang percaya bahwa ia melihat hantu. Yang dihasilkan infrasonik adalah rasa tidak nyaman yang sulit dijelaskan. Bagi orang yang tidak berpikir soal hantu, sensasi itu mungkin hanya tercatat sebagai gedung tua yang pengap. Bagi orang yang sudah lebih dulu diceritakan bahwa bangunan itu angker, rasa tidak nyaman yang sama bisa terasa seperti bukti kehadiran makhluk halus.

Otak manusia sendiri gemar mengisi kekosongan. Saat berada di tempat gelap, sepi, dan sudah dibumbui cerita seram, bayangan di sudut ruangan, bunyi yang samar, atau perasaan seperti sedang diawasi lebih mudah ditafsirkan sebagai sesuatu yang gaib. Cerita yang beredar sebelumnya menjadi bingkai, sementara rasa tidak nyaman dari lingkungan menjadi bahan bakarnya.

Meski begitu, studi ini punya batas. Jumlah partisipannya kecil, frekuensi yang diuji hanya satu, dan para peneliti sendiri menyebut masih dibutuhkan studi yang lebih besar untuk memastikan temuan ini. Artinya, infrasonik adalah salah satu penjelasan yang patut dipertimbangkan ketika sebuah rumah tua terasa angker, bukan vonis bahwa setiap sensasi menyeramkan pasti berasal dari suara frekuensi rendah.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Mengapa rumah tua sering terasa angker dijawab para ilmuwan dengan gelombang suara yang terlalu rendah untuk didengar manusia, yang dikenal sebagai infrasonik.
  • Studi yang terbit pada April 2026 di jurnal Frontiers in Behavioral Neuroscience menguji 36 partisipan yang mendengarkan musik selama lima menit, separuhnya tanpa sadar terpapar infrasonik 18 hertz.
  • Partisipan yang terpapar infrasonik melaporkan perasaan lebih mudah tersinggung, menilai musik yang sama sebagai musik yang lebih sedih, dan menunjukkan kadar hormon stres kortisol yang lebih tinggi.
  • Pipa yang menua, sistem ventilasi, pendingin ruangan, motor lift, dan pompa air bisa menghasilkan getaran frekuensi rendah yang merambat lewat lantai dan dinding bangunan tua.
  • Para peneliti menegaskan bahwa infrasonik tidak membuat seseorang percaya bahwa ia melihat hantu, melainkan menghasilkan rasa tidak nyaman yang sulit dijelaskan, dan studi ini masih membutuhkan penelitian yang lebih besar.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *