Aktor Endy Arfian menggunakan pendekatan berbeda untuk memerankan dua karakter sekaligus dalam film komedi keluarga Kembar Tak Sama. Ia memerankan Bimo dan Raka, dua tokoh dengan kepribadian dan latar yang berbeda, sehingga proses pendalamannya dilakukan secara bertahap dan memperhatikan detail penampilan hingga aroma parfum masing-masing karakter. Hal itu ia sampaikan dalam konferensi pers produksi film tersebut di Jakarta, pada Senin, 26 Oktober 2026.
Film Kembar Tak Sama disutradarai oleh Damar Rizal Marzuki dan diproduksi melalui kerja sama MBK Productions dan Institut Kesenian Jakarta. Pengambilan gambar utama dijadwalkan dimulai pada 27 Oktober 2026, sedangkan film tersebut diproyeksikan tayang di bioskop Indonesia pada 2027. Sebagai film komedi keluarga, cerita film ini mengangkat isu perbedaan di antara anggota keluarga, yang terkadang memunculkan persoalan yang tidak sederhana.
Endy Arfian menjelaskan bahwa proses pendalaman karakter dilakukan dengan mempelajari Bimo terlebih dahulu, kemudian beralih ke Raka. Keduanya memiliki kepribadian dan latar keluarga berbeda sehingga membutuhkan penyesuaian dalam cara berbicara, bersikap, serta merespons situasi. Ia berusaha membedah satu per satu karakter itu sampai terasa pas, termasuk relasi antara masing-masing karakter dalam cerita.
Bimo digambarkan sebagai sosok ekstrovert yang santai, mudah bergaul, dan berani mengungkapkan pendapat. Sementara itu, Raka lebih kalem, pendiam, dan tidak mudah terbuka kepada orang lain. Perbedaan karakter tersebut juga diperkuat melalui detail visual dan aroma. Gaya rambut kedua tokoh dibuat berbeda, dengan penampilan Bimo yang lebih berantakan dan Raka yang lebih rapi, dan Endy bahkan membeli beberapa parfum untuk membantu membangun identitas masing-masing tokoh.
Menurut Endy, Raka memiliki aroma yang lebih menyengat, dan detail itu menjadi salah satu pendekatan untuk membedakan karakter ketika harus berganti peran. Pendekatan semacam ini menunjukkan bahwa perbedaan dua tokoh tidak hanya dibangun lewat dialog, tetapi juga lewat penampilan dan kesan yang ditangkap penonton secara langsung. Dengan begitu, penonton diharapkan dapat membedakan Bimo dan Raka meskipun keduanya diperankan oleh aktor yang sama.
Tantangan lainnya adalah berpindah karakter tanpa jeda dalam adegan tertentu. Endy harus menyesuaikan respons dan pembawaan agar perbedaan Bimo dan Raka tetap terlihat, meskipun keduanya diperankan oleh satu orang. Proses itu ia gambarkan sebagai sesuatu yang cukup menantang, karena setiap pergantian tokoh menuntut perubahan sikap, cara berbicara, dan cara merespons situasi dalam waktu yang singkat.
Dari sisi cerita, film garapan Damar Rizal Marzuki itu berpusat pada Bimo dan sosok berwajah identik dengannya, Raka, seorang mahasiswa film yang muncul tanpa hubungan kekerabatan. Kehadiran sosok berwajah sama itu menjadi pemicu konflik dan situasi komedi dalam cerita, karena kemiripan wajah tidak disertai kemiripan sifat maupun latar. Perbedaan inilah yang kemudian menggerakkan cerita dan memberi ruang bagi unsur komedi keluarga untuk berkembang.
Bagi Endy, memerankan dua karakter dalam satu film menjadi pengalaman akting yang menuntut ketelitian. Ia harus menjaga konsistensi masing-masing tokoh sepanjang cerita, sekaligus memastikan perbedaan keduanya tetap terbaca oleh penonton. Dengan jadwal syuting yang dimulai pada akhir Oktober 2026 dan target tayang pada 2027, film ini menjadi salah satu karya komedi keluarga Indonesia yang patut dinantikan perkembangannya, terutama bagi penonton yang menyukai cerita keluarga dengan sentuhan humor dan konflik perbedaan karakter.
Apa poin penting dari berita ini?
- Endy Arfian memerankan dua karakter sekaligus, Bimo dan Raka, dalam film komedi keluarga Kembar Tak Sama.
- Hal itu ia sampaikan dalam konferensi pers produksi film tersebut di Jakarta, pada Senin, 26 Oktober 2026.
- Ia mempelajari Bimo terlebih dahulu, kemudian Raka, dengan penyesuaian cara berbicara, bersikap, dan merespons situasi.
- Bimo digambarkan ekstrovert, santai, dan mudah bergaul, sedangkan Raka lebih kalem, pendiam, dan tidak mudah terbuka.
- Perbedaan tokoh diperkuat lewat gaya rambut yang berbeda dan aroma parfum masing-masing karakter.
- Film yang disutradarai Damar Rizal Marzuki itu dijadwalkan mulai syuting pada 27 Oktober 2026 dan diproyeksikan tayang di bioskop pada 2027.


