Saturday, 31 October 2026
Lingkungan

Jakarta Makin Hijau, Pemprov Targetkan Revitalisasi 49 Ruang Terbuka Hijau Sepanjang 2026

Seorang pekerja membawa papan di jalur taman yang sedang direvitalisasi di Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan revitalisasi 49 ruang terbuka hijau sepanjang 2026 untuk menghadirkan lingkungan Ibu Kota yang lebih asri dan nyaman. Target ini menjadi bagian dari upaya menata kota agar warga memiliki lebih banyak ruang publik yang hijau, sehat, dan dapat dimanfaatkan bersama.

Ruang terbuka hijau bukan sekadar penghias kota. Taman dan jalur hijau berfungsi sebagai paru-paru kota yang membantu memperbaiki kualitas udara, menyerap air hujan, dan meredam panas di kawasan padat bangunan. Di Jakarta yang padat, kehadiran taman yang terawat juga memberi ruang bagi warga untuk berolahraga, bermain, dan berinteraksi dengan tetangga.

Revitalisasi yang dimaksud mencakup penataan kawasan taman agar lebih tertata, aman, dan nyaman digunakan. Penataan meliputi perbaikan jalur pejalan kaki, penambahan tanaman, perbaikan drainase, serta penataan fasilitas pendukung agar taman dapat dinikmati berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak dan lanjut usia.

Sejumlah penataan ruang terbuka hijau di Jakarta telah menunjukkan bentuknya pada 2026. Salah satunya adalah Taman Bendera Pusaka di kawasan Barito, Jakarta Selatan, yang mengintegrasikan Taman Ayodya, Taman Leuser, dan Taman Langsat menjadi satu ruang terbuka hijau seluas sekitar 5,6 hektare, lengkap dengan jalur lari dan ruang interaksi warga.

Penataan taman juga berkaitan dengan upaya kota menghadapi banjir. Konsep kota spons, yang diterapkan pada sejumlah ruang publik Jakarta, dirancang agar air hujan dapat terserap ke dalam tanah melalui zona resapan, bukan langsung melimpas ke jalan dan permukiman. Dengan begitu, taman tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga bagian dari infrastruktur kota yang bekerja untuk warga.

Di sisi lain, tantangan terbesar revitalisasi ruang hijau adalah perawatan jangka panjang. Taman yang sudah ditata harus dijaga kebersihannya, tanamannya dirawat, dan fasilitasnya diperbaiki secara berkala. Tanpa perawatan, taman yang baru direvitalisasi dapat cepat kembali kumuh dan kehilangan fungsinya sebagai ruang publik.

Peran warga juga menentukan. Taman yang digunakan dengan tertib, dijaga kebersihannya, dan dimanfaatkan untuk kegiatan positif akan lebih bertahan lama. Sebaliknya, taman yang dibiarkan rusak dan tidak terawat akan kembali menjadi beban bagi kota.

Target 49 ruang terbuka hijau sepanjang 2026 menjadi tolok ukur keseriusan Jakarta membangun kota yang lebih hijau. Bila target itu tercapai dan dirawat dengan baik, warga Jakarta akan merasakan manfaatnya setiap hari: udara yang lebih segar, ruang bermain yang lebih aman, dan kota yang lebih manusiawi untuk ditinggali.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan revitalisasi 49 ruang terbuka hijau sepanjang 2026 untuk menghadirkan lingkungan Ibu Kota yang lebih asri dan nyaman.
  • Ruang terbuka hijau berfungsi sebagai paru-paru kota yang membantu memperbaiki kualitas udara, menyerap air hujan, dan meredam panas di kawasan padat bangunan.
  • Revitalisasi mencakup penataan kawasan taman agar lebih tertata, aman, dan nyaman, termasuk perbaikan jalur pejalan kaki, penambahan tanaman, perbaikan drainase, dan penataan fasilitas pendukung.
  • Salah satu penataan ruang terbuka hijau di Jakarta pada 2026 adalah Taman Bendera Pusaka di kawasan Barito, Jakarta Selatan, yang mengintegrasikan Taman Ayodya, Taman Leuser, dan Taman Langsat seluas sekitar 5,6 hektare.
  • Penataan taman juga berkaitan dengan upaya kota menghadapi banjir melalui konsep kota spons, yang dirancang agar air hujan terserap ke dalam tanah melalui zona resapan.
  • Tantangan terbesar revitalisasi ruang hijau adalah perawatan jangka panjang, dan peran warga dalam menjaga kebersihan serta memanfaatkan taman secara tertib sangat menentukan keberlanjutannya.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *