Sebuah rumor yang beredar di media sosial mengklaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara pribadi memberikan penghargaan kepada seorang petugas kebersihan Gedung Putih yang pensiun setelah 22 tahun bekerja, pada hari terakhir kerjanya. Kisah yang terdengar mengharukan ini kemudian ditelusuri pemeriksa fakta, dan hasilnya menyatakan rumor itu tidak benar.
Rumor tersebut beredar pada Oktober 2026. Salah satu unggahan Facebook pada 23 Oktober yang membagikan klaim itu bercerita bahwa seorang petugas kebersihan Gedung Putih yang baru saja pensiun setelah 22 tahun bekerja mendatangi media pada hari terakhirnya dan membongkar sesuatu tentang Trump. Petugas kebersihan dalam cerita itu tidak disebutkan namanya, namun kisahnya dibagikan dengan nada yang dramatis dan mengundang simpati.
Tim pemeriksa fakta Snopes menelusuri klaim tersebut dengan memeriksa apakah kisah itu pernah dilaporkan oleh media berita. Hasilnya, kisah itu tidak pernah dilaporkan dalam berita, padahal menurut unggahan yang beredar, petugas kebersihan itu disebut-sebut berbicara kepada pers. Kejanggalan ini menjadi petunjuk awal bahwa kisah tersebut patut diragukan.
Berdasarkan penelusuran itu, Snopes memberikan penilaian False atau salah terhadap klaim bahwa pada Oktober 2026, Trump memberikan penghargaan kepada petugas kebersihan Gedung Putih yang pensiun setelah 22 tahun bekerja pada hari terakhir kerjanya. Dengan kata lain, rumor yang beredar tersebut tidak didukung bukti dan dinyatakan tidak benar oleh pemeriksa fakta.
Mengapa rumor semacam ini mudah menyebar? Karena kisahnya menggabungkan unsur yang memancing emosi: seorang pekerja yang setia selama puluhan tahun, momen perpisahan yang dramatis, dan sosok presiden yang terlibat langsung. Kombinasi itu membuat banyak pengguna media sosial membagikannya tanpa memeriksa dulu apakah peristiwa itu benar-benar terjadi atau pernah diberitakan.
Kasus ini juga menunjukkan pola umum dalam rumor media sosial: tokoh yang diklaim terlibat sering kali tidak disebutkan namanya secara jelas, sumbernya hanya berupa unggahan viral tanpa tautan ke pemberitaan yang bisa diverifikasi, dan ceritanya dirancang agar terasa terlalu sempurna untuk menjadi kenyataan.
Bagi pembaca, pelajaran dari rumor ini cukup sederhana. Jika sebuah kisah yang mengharukan tentang tokoh terkenal tidak pernah muncul di media berita mana pun, padahal kisah itu mengklaim tokohnya berbicara kepada pers, maka kisah itu patut dicurigai. Memeriksa hasil penelusuran pemeriksa fakta seperti Snopes sebelum membagikan bisa mencegah rumor semacam ini terus menyebar.
Dengan penilaian False dari Snopes, rumor tentang petugas kebersihan Gedung Putih yang pensiun setelah 22 tahun dan mendapat penghargaan pribadi dari Trump pada hari terakhir kerjanya kini memiliki jawaban yang jelas: klaim itu tidak benar dan tidak didukung bukti pemberitaan.
Apa poin penting dari berita ini?
- Rumor yang beredar pada Oktober 2026 mengklaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara pribadi memberikan penghargaan kepada seorang petugas kebersihan Gedung Putih yang pensiun setelah 22 tahun bekerja, pada hari terakhir kerjanya.
- Salah satu unggahan Facebook pada 23 Oktober yang membagikan klaim itu bercerita petugas kebersihan yang tidak disebutkan namanya itu mendatangi media pada hari terakhirnya, namun kisah itu tidak pernah dilaporkan dalam berita.
- Tim pemeriksa fakta Snopes menelusuri klaim tersebut dan menemukan kisah itu tidak pernah dilaporkan oleh media berita, padahal petugas itu disebut-sebut berbicara kepada pers.
- Berdasarkan penelusuran itu, Snopes memberikan penilaian False atau salah terhadap klaim tersebut, yang berarti rumor itu tidak benar dan tidak didukung bukti.


