Thursday, 29 October 2026
Hukum

Begini Kronologi Dugaan Penipuan Influenser AA, Korban Mengaku Rugi Rp95 Juta

Pengusaha AS menunjukkan bukti laporan polisi atas dugaan penipuan

Seorang pengusaha berinisial AS alias S (39) melaporkan dugaan penipuan yang diduga dilakukan influencer berinisial AA ke Polres Metro Jakarta Barat. AS mengaku merugi Rp95 juta akibat serangkaian transfer bertahap yang dilakukannya pada September hingga Oktober 2026. Perlu ditegaskan, perkara ini masih berupa dugaan dan laporan polisi, belum merupakan putusan pengadilan.

AS mengaku pertama kali bertemu AA pada Juni 2026 dalam sebuah acara tinju, di mana AS bertindak sebagai promotor. Setelah sempat tidak berkomunikasi, AA kemudian menghubunginya dan meminta sponsor untuk perjalanan tinju ke Malaysia. Permintaan itu ditolak AS karena ia sedang mempersiapkan turnamen tinjunya sendiri dan sedang berada di luar negeri.

Dalam percakapan telepon berikutnya, AA disebut menawarkan diri mencarikan investor untuk usaha AS, dengan klaim bisa mendatangkan dana segar Rp5 miliar hingga Rp10 miliar. Sebagai syarat awal, AA diduga meminta uang operasional untuk tiket pesawat dan penginapan ke Batam.

Transfer pertama sebesar Rp15 juta dikirim pada 23 September 2026 ke rekening adik AA untuk perjalanan ke Batam bersama tiga orang. Pada hari yang sama, AA diduga menyampaikan ada kesalahan tiket dan meminta Rp15 juta lagi yang dikirim ke rekening atas nama IR. Pada 25 September 2026, AS kembali mengirim Rp15 juta ke rekening berbeda, kemudian seorang komisaris perusahaan berinisial H mentransfer Rp25 juta ke rekening lain lagi yang berbeda nama.

Sehari setelah itu, AA diduga meminta Rp15 juta lagi yang ditransfer ke rekening atas nama AR, disusul dua transfer masing-masing Rp5 juta pada 6 Oktober 2026. Total seluruh transfer yang diarahkan kepada pihak-pihak yang ditunjuk AA mencapai Rp95 juta, sesuai pengakuan AS.

AS mengaku sempat memberikan ultimatum dan somasi kepada AA sebelum melapor ke polisi. Somasi itu disebut tidak digubris, dan AS kemudian membuat laporan polisi atas dugaan penipuan dan penggelapan. Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan AA atas tuduhan tersebut selain respons yang dikutip AS dalam laporannya.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk berhati-hati terhadap tawaran investasi yang datang dari pihak yang baru dikenal, terutama bila disertai permintaan uang operasional bertahap ke rekening atas nama berbeda. Setiap tawaran yang menjanjikan dana besar dalam waktu singkat patut diverifikasi terlebih dahulu sebelum ada uang yang berpindah tangan.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Seorang pengusaha berinisial AS alias S (39) melaporkan dugaan penipuan yang diduga dilakukan influencer berinisial AA ke Polres Metro Jakarta Barat, dengan kerugian yang diakui mencapai Rp95 juta.
  • AS mengaku pertama kali bertemu AA pada Juni 2026 dalam sebuah acara tinju, di mana AS bertindak sebagai promotor.
  • Dalam percakapan telepon berikutnya, AA disebut menawarkan diri mencarikan investor untuk usaha AS, dengan klaim bisa mendatangkan dana segar Rp5 miliar hingga Rp10 miliar.
  • Total seluruh transfer yang diarahkan kepada pihak-pihak yang ditunjuk AA mencapai Rp95 juta, sesuai pengakuan AS, dan perkara ini masih berupa dugaan serta laporan polisi, belum merupakan putusan pengadilan.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *