Sunday, 1 November 2026
Prestasi

Satu dari Tiga di Dunia, Putra Abdya Riski Nopriyama Raih Mansion House Scholarship di London

Pemuda bersetelan tuksedo hitam memegang sertifikat penghargaan di ruangan mewah

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Aceh di panggung internasional. Riski Nopriyama, putra daerah asal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), berhasil meraih Mansion House Scholarship Award, sebuah penghargaan beasiswa prestisius yang diserahkan di London, Inggris, menjelang akhir Oktober 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Dame Susan Langley, Wali Kota Distrik Keuangan London yang juga dikenal sebagai Duta Utama Jasa Keuangan Inggris (The Right Honourable the Lord Mayor of the City of London). Penyerahan berlangsung di kediaman resminya, Mansion House, di Kota London, dan dihadiri para tokoh serta profesional papan atas sektor keuangan Inggris.

Apa yang membuat capaian ini begitu istimewa adalah tingkat seleksinya yang sangat ketat. Dari total lebih dari 108.000 pendaftar Beasiswa Chevening yang berasal dari 160 negara, hanya sekitar 700 penerima beasiswa yang terpilih secara global untuk menempuh studi magister (S2) di Inggris pada tahun akademik 2026/2027. Dari Indonesia sendiri, terdapat 18 penerima Beasiswa Chevening, dan Riski menjadi satu-satunya perwakilan dari Aceh.

Seleksi itu masih menyempit lagi pada skema kolaborasi eksklusif Chevening Mansion House. Dari 700 penerima beasiswa di seluruh dunia tersebut, hanya tiga orang yang terpilih melalui skema ini. Ketiganya masing-masing mewakili Malaysia, Brasil, dan Indonesia, dengan Indonesia diwakili oleh Riski Nopriyama. Dengan kata lain, pemuda asal Abdya ini berdiri sebagai satu dari hanya tiga orang di dunia yang lolos ke skema tersebut.

Riski mengungkapkan kesan mendalam atas momen penyerahan penghargaan itu. “Menjadi satu-satunya orang Indonesia di ruangan yang dipenuhi orang-orang hebat tersebut merupakan pengalaman yang sangat berkesan,” ungkapnya saat dihubungi pada Kamis, 29 Oktober 2026. Pernyataan itu menggambarkan betapa langkanya kesempatan tersebut, sekaligus betapa besar kebanggaan yang dibawanya sebagai wakil Indonesia dan Aceh.

Mansion House Scholarship Scheme sendiri merupakan program beasiswa bereputasi tinggi yang bekerja sama langsung dengan Beasiswa Chevening dari Pemerintah Inggris. Program ini terhubung erat dengan ekosistem industri jasa keuangan dan bisnis internasional yang berpusat di City of London, kawasan distrik keuangan yang menjadi jantung aktivitas bisnis global di ibu kota Inggris.

Selain dukungan finansial untuk studi magister, penghargaan ini berfokus pada pengembangan kapasitas kepemimpinan. Program ini juga memperkuat jejaring profesional serta kolaborasi jangka panjang antara Inggris dan negara asal penerima beasiswa, khususnya dalam sektor keuangan dan bisnis. Riski menuturkan, program tersebut memberikan perhatian khusus pada sektor keuangan dan bisnis, dua bidang yang menjadi fondasi skema ini.

Bagi Aceh, capaian Riski menjadi bukti bahwa putra daerah dari kabupaten di ujung barat Sumatra mampu bersaing dan menembus seleksi global yang diikuti ratusan ribu pendaftar dari seluruh dunia. Prestasi ini juga menjadi kabar penyemangat bagi pelajar dan mahasiswa Aceh lainnya bahwa jalan menuju panggung internasional terbuka lebar bagi mereka yang tekun mempersiapkan diri dan berani mengikuti seleksi bergengsi.

Dengan menjadi satu-satunya wakil Aceh di antara 18 penerima Chevening asal Indonesia, serta satu dari tiga penerima skema Mansion House di dunia, Riski Nopriyama kini membawa nama Abdya, Aceh, dan Indonesia ke salah satu pusat keuangan terpenting di dunia.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Riski Nopriyama, putra daerah asal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), berhasil meraih Mansion House Scholarship Award di London, Inggris, menjelang akhir Oktober 2026.
  • Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Dame Susan Langley di kediaman resminya, Mansion House, di Kota London.
  • Dari lebih dari 108.000 pendaftar Beasiswa Chevening dari 160 negara, hanya sekitar 700 penerima beasiswa yang terpilih secara global untuk menempuh studi magister di Inggris pada tahun akademik 2026/2027.
  • Dari Indonesia terdapat 18 penerima Beasiswa Chevening, dan Riski menjadi satu-satunya perwakilan dari Aceh.
  • Dari 700 penerima beasiswa di seluruh dunia tersebut, hanya tiga orang yang terpilih melalui skema kolaborasi eksklusif Chevening Mansion House, masing-masing mewakili Malaysia, Brasil, dan Indonesia.
  • Selain dukungan finansial untuk studi magister, penghargaan ini berfokus pada pengembangan kapasitas kepemimpinan serta memperkuat jejaring profesional, khususnya dalam sektor keuangan dan bisnis.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *