Sunday, 1 November 2026
Hukum

Ketua Ormas Pemuda Pancasila Siak Jadi Tersangka Kasus Tabrak Pelajar hingga Tewas

Mobil Toyota Land Cruiser hitam bernomor polisi BM 151 AK dengan bagian depan kanan ringsek

Satuan Lalu Lintas Polres Siak menetapkan Ketua organisasi masyarakat Pemuda Pancasila Kabupaten Siak berinisial DK (49) sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang pelajar di Kabupaten Siak, Riau. Penetapan tersangka ini menjadi perkembangan terbaru dari kecelakaan beruntun yang terjadi pada Rabu (28/10/2026) sore.

Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit Toyota Land Cruiser dan tiga sepeda motor di Jalan Raya KM 10, Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. Peristiwa itu mengakibatkan seorang siswi SMA berusia 16 tahun bernama Alwi Mufid meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka.

Mobil Toyota Land Cruiser bernomor polisi BM 151 AK yang dikemudikan DK melaju dari arah Perawang menuju Minas sekitar pukul 15.30 WIB. Benturan dengan tiga sepeda motor yang melintas mengakibatkan korban meninggal dunia dan empat korban luka. Seluruh korban merupakan pelajar yang baru saja pulang sekolah di SMK Negeri 1 Kecamatan Tualang.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Alwi Mufid (16), penumpang Honda Beat BM 2925 ZAT. Sepeda motor tersebut dikendarai Putri Asyifa Irawan (16) yang mengalami luka berat. Dua korban lainnya mengalami luka berat dan dua orang mengalami luka ringan, sehingga total terdapat lima korban dalam peristiwa ini.

Kasatlantas Polres Siak AKP Siswoyo sebelumnya menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, DK diduga kehilangan konsentrasi saat berkendara akibat menggunakan telepon seluler. Hasil tes urine terhadap pengemudi tersebut dinyatakan negatif dari pengaruh narkoba maupun zat terlarang, dan kondisi DK berdasarkan pemeriksaan awal dinyatakan baik.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar membenarkan peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut dan memastikan perkara ditangani Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Siak. Personel Satlantas telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mencatat keterangan saksi, mengamankan barang bukti, hingga memasukkan data kecelakaan ke dalam sistem Integrated Road Safety Management System.

Penanganan kasus ini turut menuai sorotan publik. Ketua DPD Aliansi Wartawan Indonesia Provinsi Riau mempertanyakan transparansi dan profesionalitas penanganan perkara, termasuk status hukum DK dan informasi mengenai penempatannya selama berada di Polsek Tualang. Ia meminta kepolisian memberikan penjelasan terbuka mengenai perkembangan penyidikan, alat bukti yang telah dikumpulkan, serta alasan hukum yang mendasari langkah penyidik.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berakibat fatal, terutama ketika melibatkan kendaraan besar dan pengendara sepeda motor yang rentan. Penggunaan telepon seluler saat mengemudi, yang diduga menjadi penyebab kecelakaan ini, merupakan pelanggaran yang terus diingatkan aparat karena dapat menghilangkan konsentrasi pengemudi dalam hitungan detik. Proses hukum terhadap DK kini akan menentukan pertanggungjawaban atas hilangnya satu nyawa pelajar dan luka yang dialami empat korban lainnya.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Satlantas Polres Siak menetapkan Ketua ormas Pemuda Pancasila Kabupaten Siak berinisial DK (49) sebagai tersangka kasus kecelakaan yang menewaskan seorang pelajar.
  • Kecelakaan melibatkan satu unit Toyota Land Cruiser dan tiga sepeda motor di Jalan Raya KM 10, Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, pada Rabu (28/10/2026) sore.
  • Peristiwa itu mengakibatkan seorang siswi SMA berusia 16 tahun bernama Alwi Mufid meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka.
  • Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, DK diduga kehilangan konsentrasi saat berkendara akibat menggunakan telepon seluler.
  • Hasil tes urine terhadap pengemudi tersebut dinyatakan negatif dari pengaruh narkoba maupun zat terlarang.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *