Saturday, 31 October 2026
Konspirasi

Teori yang Beredar: Klaim Nicki Minaj Tidak Bisa Memilih karena Bukan Warga Negara AS, Ini Faktanya

Potret penyanyi Nicki Minaj dalam pembahasan klaim kewarganegaraan dan hak pilihnya di Amerika Serikat

Di tengah kampanye pemilihan umum sela Amerika Serikat, sebuah klaim beredar tentang penyanyi Nicki Minaj: karena ia bukan warga negara Amerika Serikat, maka ia disebut tidak bisa memilih, padahal ia getol mengajak pemilih mendukung kandidat Partai Republik. Pemeriksa fakta Snopes menelusuri klaim ini dan menyimpulkan bahwa status kewarganegaraan Minaj saat ini belum terkonfirmasi secara publik, sehingga klaim tersebut tidak bisa dinyatakan terbukti maupun terbantahkan sepenuhnya dari catatan publik yang ada.

Minaj lahir di Trinidad dan Tobago dan pindah ke Amerika Serikat saat masih kecil, lalu besar di Queens, New York. Pada siaran langsung tahun 2024, ia sendiri pernah berkata bahwa ia bukan warga negara Amerika. Pernyataan itu menjadi dasar klaim yang beredar belakangan, terutama setelah Minaj tampil di panggung kampanye bersama Presiden Donald Trump di Port Huron, Michigan, pada 25 Oktober 2026, dan dalam acara televisi menyerukan pemilih muda untuk memilih kandidat Partai Republik.

Pada Januari 2026, Minaj memberi kabar terbaru lewat media sosial bahwa ia sedang menyelesaikan dokumen kewarganegaraannya, dengan menyebut proses itu berjalan atas bantuan presiden. Namun hingga laporan-laporan pada akhir Oktober 2026 terbit, ia belum pernah mengonfirmasi secara publik bahwa proses naturalisasi itu sudah selesai. Kartu Trump Gold Card yang sempat ia pamerkan pun, menurut keterangan pejabat Gedung Putih, hanyalah suvenir, bukan dokumen imigrasi.

Mengapa status ini penting? Menurut hukum federal Amerika Serikat, hanya warga negara yang boleh memilih dalam pemilihan federal. Penduduk tetap yang sah, termasuk pemegang kartu hijau (green card), tidak boleh memilih dalam pemilihan federal, berapa pun lamanya mereka tinggal di Amerika Serikat. Mengajukan dokumen saja belum menjadikan seseorang warga negara, karena proses naturalisasi harus diselesaikan sampai pengucapan sumpah setia.

Di sisi lain, catatan keimigrasian seseorang bukan dokumen publik yang bisa diperiksa siapa pun. Jurnalis hanya bisa melaporkan apa yang pernah dikatakan orang tersebut secara publik dan apa yang sudah dikonfirmasi sumber tepercaya. Karena itu, rumusan yang akurat bukanlah menyatakan Minaj pasti bukan warga negara, melainkan bahwa ia belum pernah mengonfirmasi secara publik bahwa ia sudah menyelesaikan naturalisasi, sehingga kelayakan memilihnya dalam pemilu federal masih belum bisa dipastikan dari catatan publik.

Jadi, posisi pemeriksa fakta atas klaim ini adalah: klaim bahwa Minaj tidak bisa memilih karena bukan warga negara bertumpu pada pernyataan Minaj sendiri pada 2024 dan belum adanya konfirmasi penyelesaian naturalisasi hingga akhir Oktober 2026. Namun tanpa konfirmasi resmi tentang status terkininya, klaim itu berstatus belum terkonfirmasi, bukan fakta yang sudah terbukti.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Klaim yang beredar menyebut Nicki Minaj tidak bisa memilih dalam pemilu Amerika Serikat karena ia bukan warga negara.
  • Minaj lahir di Trinidad dan Tobago, pindah ke Amerika Serikat saat kecil, dan pada siaran langsung 2024 pernah berkata ia bukan warga negara Amerika.
  • Pada Januari 2026 ia menyatakan sedang menyelesaikan dokumen kewarganegaraan, tetapi hingga akhir Oktober 2026 belum pernah mengonfirmasi penyelesaian naturalisasi.
  • Hukum federal Amerika Serikat hanya mengizinkan warga negara memilih dalam pemilihan federal, sementara pemegang kartu hijau tidak boleh memilih.
  • Pemeriksa fakta menyimpulkan status kewarganegaraan Minaj belum terkonfirmasi secara publik, sehingga klaim itu belum bisa dinyatakan terbukti sepenuhnya.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *