SpaceX merayakan Halloween dengan cara yang paling sesuai dengan gayanya: meluncurkan roket. Sebuah roket Falcon 9 meluncur dari Vandenberg Space Force Base, California, pada malam Halloween dan mengirim 27 satelit internet Starlink ke orbit rendah Bumi.
Peluncuran yang dikenal sebagai misi Starlink Group 15-18 ini lepas landas dari Landasan 4 East pada Jumat malam waktu California, atau Sabtu pagi waktu Indonesia, 31 Oktober 2026. Roket meluncur ke arah tenggara, membawa 27 satelit Starlink V2 Mini Optimized yang dirancang untuk mengemas throughput lebih besar dalam bodi yang sama dengan varian sebelumnya.
Yang membuat misi ini istimewa bukan hanya muatannya. Penerbangan ini tercatat sebagai peluncuran Falcon 9 yang ke-700 sejak roket tersebut pertama kali terbang pada Juni 2010. Angka itu menegaskan posisi Falcon 9 sebagai roket paling aktif di dunia, dengan sebagian besar penerbangannya pada 2026 didedikasikan untuk membangun konstelasi Starlink.
Tahap pertama roket, yang dikenal dengan nomor ekor B1093, menjalankan penerbangan ke-18-nya dalam misi ini. Sekitar delapan setengah menit setelah lepas landas, tahap pertama itu mendarat dengan mulus di kapal drone Of Course I Still Love You yang siaga di Samudra Pasifik, untuk kemudian bisa dipakai lagi pada misi berikutnya.
Sementara itu, tahap atas Falcon 9 menyelesaikan tugasnya sekitar 62 menit setelah peluncuran dengan melepaskan seluruh 27 satelit ke orbit rendah Bumi. Satelit-satelit itu kemudian bergabung dengan konstelasi Starlink, jaringan internet satelit terbesar yang pernah dirakit, yang kini mencakup lebih dari 11.000 wahana antariksa yang beroperasi.
Mengapa SpaceX meluncurkan Starlink begitu sering? Karena konstelasi internet satelit bekerja dengan jumlah, bukan dengan satu satelit raksasa. Ribuan satelit di orbit rendah saling melengkapi untuk menjangkau wilayah yang sulit dijangkau jaringan kabel, mulai dari daerah terpencil hingga kapal dan pesawat. Setiap peluncuran menambah kepadatan jaringan, yang pada gilirannya memengaruhi kapasitas dan kualitas layanan.
Misi Halloween ini juga menjadi penutup kalender Oktober bagi SpaceX, sebagai penerbangan orbital ke-11 dan terakhir perusahaan itu pada bulan tersebut. Bagi pengamat luar angkasa, peluncuran ini adalah pengingat bahwa rutinitas luar angkasa modern tidak lagi melulu soal misi bersejarah yang langka, melainkan juga soal irama peluncuran yang berulang, andal, dan nyaris menjadi kegiatan mingguan.
Pada akhirnya, 27 satelit baru itu mungkin tidak terlihat dari halaman rumah siapa pun. Tetapi di atas sana, mereka menambah satu lapisan lagi pada jaringan yang membuat internet bisa menjangkau tempat-tempat yang dulu tidak terjangkau, dan mereka melakukannya tepat pada malam ketika banyak orang di Bumi sedang merayakan Halloween.
Apa poin penting dari berita ini?
- Sebuah roket Falcon 9 meluncur dari Vandenberg Space Force Base, California, pada malam Halloween dan mengirim 27 satelit internet Starlink ke orbit rendah Bumi.
- Peluncuran yang dikenal sebagai misi Starlink Group 15-18 ini membawa 27 satelit Starlink V2 Mini Optimized dan lepas landas dari Landasan 4 East.
- Penerbangan ini tercatat sebagai peluncuran Falcon 9 yang ke-700 sejak roket tersebut pertama kali terbang pada Juni 2010.
- Tahap pertama roket B1093 menjalankan penerbangan ke-18-nya dan mendarat di kapal drone Of Course I Still Love You di Samudra Pasifik sekitar delapan setengah menit setelah lepas landas.
- Tahap atas Falcon 9 melepaskan seluruh 27 satelit sekitar 62 menit setelah peluncuran, dan satelit-satelit itu bergabung dengan konstelasi Starlink yang kini mencakup lebih dari 11.000 wahana antariksa.


