Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan daftar wilayah Indonesia yang berpotensi hujan pada hari ini, Sabtu (31/10/2026). Sejumlah wilayah diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat, sementara sebagian wilayah lain berpotensi hujan dengan intensitas yang beragam.
BMKG menjelaskan sejumlah wilayah Indonesia mulai memasuki musim hujan tahun ini pada November dan Desember. Meski demikian, curah hujan sepekan ke depan masih diprediksi berada pada kategori rendah dan menengah di sebagian besar wilayah.
BMKG menyebut fenomena El Niño yang sangat kuat diperkirakan masih memengaruhi cuaca hingga awal 2027. El Niño yang berinteraksi dengan Indian Ocean Dipole (IOD) positif telah mengakibatkan kondisi kekeringan dan meningkatkan risiko kebakaran yang terjadi beberapa bulan terakhir di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut juga memengaruhi cuaca sebagian wilayah karena kekeringan dan kepulan asap yang sangat parah hingga mengganggu pembentukan awan hujan.
Akibatnya, jadwal musim hujan tahun ini datang lebih lambat sekitar 20 hingga 30 hari dari rata-rata klimatologisnya. Keterlambatan ini dirasakan di berbagai daerah yang masih menunggu hujan setelah melewati musim kemarau yang panjang.
Meski demikian, sejumlah dinamika atmosfer dinilai berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan konvektif, sehingga hujan masih mungkin terjadi di beberapa wilayah. Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi dapat memengaruhi cuaca di wilayah barat dan selatan Indonesia, sedangkan Gelombang Kelvin diprediksi aktif di bagian timur.
Selain itu, ada pula dinamika pola angin regional yang dominan dipengaruhi oleh kemunculan Bibit Siklon Tropis 91B di Laut Andaman serta pola sirkulasi siklonik di Laut Natuna. Kombinasi pola angin dan beberapa fenomena dinamika cuaca atmosfer tersebut berpeluang membentuk zona konvergensi dan perlambatan kecepatan angin, yang mendukung pembentukan awan konvektif penyebab hujan.
Berikut daftar daerah yang berpotensi hujan sedang hingga sangat lebat pada Sabtu (31/10): hujan lebat hingga sangat lebat diprediksi terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, dan Kalimantan Barat. Sementara itu, hujan sedang hingga lebat diprediksi terjadi di Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.
Dengan daftar yang mencakup wilayah dari ujung barat hingga timur Indonesia, masyarakat di daerah-daerah tersebut diimbau mewaspadai potensi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dan genangan. Kewaspadaan penting terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor, serta bagi pengguna jalan yang beraktivitas di luar ruangan.
BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca dapat berubah dengan cepat mengikuti dinamika atmosfer. Masyarakat disarankan memantau pembaruan prakiraan cuaca dari kanal resmi BMKG sebelum merencanakan aktivitas luar ruangan pada hari ini.
Apa poin penting dari berita ini?
- BMKG menyampaikan daftar wilayah Indonesia yang berpotensi hujan pada Sabtu (31/10/2026), dengan intensitas sedang hingga sangat lebat.
- Hujan lebat hingga sangat lebat diprediksi terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, dan Kalimantan Barat.
- Hujan sedang hingga lebat diprediksi terjadi di 21 wilayah lainnya, dari Sumatera Barat hingga Papua Selatan.
- Musim hujan tahun ini datang lebih lambat sekitar 20 hingga 30 hari dari rata-rata, dipengaruhi El Niño yang sangat kuat dan IOD positif.
- Dinamika atmosfer seperti MJO, Gelombang Kelvin, Bibit Siklon Tropis 91B, dan sirkulasi siklonik di Laut Natuna mendukung pembentukan awan hujan.


