Saturday, 31 October 2026
Ekonomi

Bank Jakarta Kembangkan Sentra Layanan Mikro agar Pembiayaan Dekat dengan Pasar

Pelayanan perbankan di kantor bank untuk nasabah usaha mikro

Bank Jakarta mengembangkan sentra layanan mikro agar pelaku usaha mikro lebih mudah mengakses layanan perbankan dan pembiayaan. Pendekatan itu dipilih karena usaha mikro umumnya memerlukan layanan yang dekat dengan lokasi usaha dan pasar tempat mereka beraktivitas setiap hari.

Direktur Utama Bank Jakarta Agus H Widodo menjelaskan perbedaan pendekatan antara sentra mikro dan sentra usaha kecil menengah. Sentra usaha kecil menengah tidak perlu terlalu banyak karena bisa dipusatkan di lokasi tertentu, sementara sentra mikro harus dekat dengan pasarnya agar pelaku usaha tidak perlu menempuh jarak jauh dari tempat berjualan.

Penjelasan itu disampaikan Agus seusai diskusi bersama Lintas Generasi Aktivis Pro Jakarta di Gedung Gondangdia Lama 25, Cikini, Jakarta Pusat, pada Kamis, 29 Oktober 2026, dalam diskusi bertema memperkuat kepercayaan, memperkuat tata kelola, dan menggerakkan Jakarta sebagai kota global.

Selain memperluas jangkauan layanan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, Bank Jakarta juga memperkuat tata kelola perusahaan. Agus menegaskan bisnis bank adalah bisnis kepercayaan, sehingga tata kelola menjadi hal yang wajib dan terus dibangun melalui peningkatan kepatuhan, pengelolaan risiko, dan penguatan sistem pengendalian internal.

Penguatan tata kelola itu dilakukan melalui lima prinsip utama, yakni transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, integritas, dan kewajaran. Agus menyambut masukan dan kritik konstruktif dari Lintas Generasi Aktivis Pro Jakarta sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan.

Jumlah nasabah Bank Jakarta saat ini mencapai sekitar empat juta orang. Jumlah tersebut menjadi gambaran jangkauan layanan yang terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Ibu Kota.

Bank Jakarta kini telah memiliki 243 Sentra Mikro yang tersebar di berbagai wilayah DKI Jakarta. Kehadiran jaringan itu memungkinkan layanan pembiayaan semakin dekat dengan pasar dan sentra aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi sarana bagi bank untuk memahami karakteristik usaha dan kebutuhan finansial pelaku usaha secara lebih dekat.

Hingga Juni 2026, Bank Jakarta telah menyalurkan pembiayaan kepada pedagang pasar di berbagai wilayah Jakarta dengan outstanding sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur. Di Pasar Induk Kramat Jati, total penyaluran kredit Bank Jakarta telah mencapai plafon sekitar Rp48 miliar kepada 167 pedagang.

Dalam penyalurannya, Bank Jakarta menyediakan sejumlah pilihan pembiayaan, mulai dari Kredit Usaha Rakyat hingga pembiayaan non-KUR dengan plafon hingga Rp500 juta. Produk itu dirancang untuk memberikan alternatif pembiayaan formal yang sehat dan terjangkau, sekaligus mengurangi ketergantungan pelaku usaha pada pembiayaan informal berbiaya tinggi.

Ke depan, Bank Jakarta tidak hanya berfokus pada penyaluran kredit, tetapi juga mendorong pedagang untuk terhubung dengan ekosistem digital dan memiliki pengelolaan keuangan yang lebih baik. Melalui penguatan tata kelola dan perluasan sentra layanan mikro, Bank Jakarta berupaya menjaga kepercayaan nasabah sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Jakarta.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Bank Jakarta mengembangkan sentra layanan mikro agar pelaku usaha mikro lebih mudah mengakses layanan perbankan dan pembiayaan, karena usaha mikro memerlukan layanan yang dekat dengan lokasi usaha dan pasar.
  • Agus menjelaskan sentra usaha kecil menengah bisa dipusatkan di lokasi tertentu, sementara sentra mikro harus dekat dengan pasarnya.
  • Bank Jakarta kini telah memiliki 243 Sentra Mikro yang tersebar di berbagai wilayah DKI Jakarta, dan jumlah nasabahnya mencapai sekitar empat juta orang.
  • Hingga Juni 2026, Bank Jakarta telah menyalurkan pembiayaan kepada pedagang pasar dengan outstanding sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *