Aktor senior Anupam Kher mengaku bangga melihat sambutan penonton terhadap film Ramayana setelah pemutaran perdananya di Los Angeles. Dalam pernyataannya pada Kamis, 29 Oktober 2026, Kher memuji skala produksi film tersebut serta penampilan para pemainnya. Ramayana disutradarai oleh Nitesh Tiwari, dan Kher secara khusus memuji produser Namit Malhotra, sutradara Nitesh Tiwari, serta aktor Ranbir Kapoor.
Ramayana adalah adaptasi layar lebar dari epos klasik India yang kisahnya telah diceritakan selama ribuan tahun dalam berbagai bentuk, dari pertunjukan tradisional hingga serial televisi. Mengangkat epos sebesar ini ke layar lebar adalah taruhan besar: penonton sudah mengenal ceritanya, sehingga film harus menawarkan sesuatu yang baru lewat visual, penafsiran, dan penampilan para pemainnya. Sambutan di pemutaran perdana Los Angeles menjadi ujian awal yang penting sebelum film bertemu penonton yang lebih luas.
Mengapa pemutaran perdana di Los Angeles penting? Los Angeles adalah pusat industri film dunia, dan pemutaran perdana di sana mempertemukan film dengan penonton internasional, kritikus, dan pelaku industri di luar pasar asalnya. Reaksi positif di kota itu sering kali menjadi sinyal awal tentang daya tarik global sebuah film, terutama untuk produksi besar yang menargetkan penonton diaspora sekaligus penonton internasional yang baru mengenal kisahnya.
Anupam Kher sendiri adalah salah satu aktor paling berpengalaman di perfilman India, dengan karier yang membentang puluhan tahun dan ratusan film. Pujian dari aktor sekaliber Kher membawa bobot tersendiri, karena ia memahami betul tantangan produksi berskala besar. Ketika ia menyebut bangga melihat reaksi penonton, itu bukan sekadar pujian basa-basi, melainkan penilaian dari seseorang yang berada di dalam industri dan menyaksikan langsung sambutan di ruang pemutaran.
Nama-nama yang dipuji Kher juga menggambarkan tim di balik film ini. Namit Malhotra adalah produser yang memimpin produksi berskala besar tersebut, Nitesh Tiwari adalah sutradara yang menahkodai penceritaannya, dan Ranbir Kapoor adalah salah satu bintang utamanya. Kombinasi produser, sutradara, dan bintang seperti ini menjadi fondasi dari proyek ambisius yang menuntut koordinasi besar, dari desain produksi hingga efek visual.
Skala menjadi kata kunci dalam sambutan terhadap Ramayana. Film epos menuntut dunia yang meyakinkan: istana, hutan, pertempuran, dan makhluk-makhluk mitologis harus terasa nyata di layar. Penonton perdana di Los Angeles dilaporkan memuji skala dan penampilan film tersebut, dua hal yang memang menjadi tolok ukur utama bagi film sejenis ini. Jika skala berhasil, penonton dapat tenggelam dalam cerita yang sebenarnya sudah mereka kenal.
Ke depan, perhatian akan beralih dari sambutan pemutaran perdana ke penerimaan penonton yang lebih luas. Pemutaran perdana hanyalah langkah pertama; ujian sesungguhnya adalah ketika film tayang di bioskop dan bertemu penonton biasa yang menilai dengan tiket mereka sendiri. Namun untuk saat ini, reaksi di Los Angeles memberi tim Ramayana modal awal yang kuat, dan bagi Anupam Kher, momen itu layak dirayakan dengan bangga.
Apa poin penting dari berita ini?
- Anupam Kher mengaku bangga melihat sambutan penonton terhadap Ramayana setelah pemutaran perdana di Los Angeles.
- Pernyataan itu disampaikan pada 29 Oktober 2026, dengan pujian untuk skala produksi dan penampilan para pemain.
- Ramayana disutradarai oleh Nitesh Tiwari dan diproduseri Namit Malhotra, dengan Ranbir Kapoor sebagai salah satu bintangnya.
- Pemutaran perdana di Los Angeles mempertemukan film dengan penonton dan pelaku industri internasional.
- Sambutan positif di pemutaran perdana menjadi modal awal sebelum film bertemu penonton yang lebih luas.


