Thursday, 29 October 2026
Hukum

Kalung Berlian Rp300 Juta Milik Penumpang Ditemukan Polisi Kurang dari Sehari

Pemeriksaan terhadap pria yang diamankan terkait kalung berlian yang hilang di Bandara Soekarno-Hatta

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandara Soekarno-Hatta berhasil menemukan kalung berlian senilai Rp300 juta milik seorang penumpang pesawat yang hilang di Terminal 3. Perhiasan tersebut ditemukan dalam waktu kurang dari 1×24 jam setelah laporan kehilangan diterima pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Muhammad Esha, di Tangerang, Kamis, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti komitmen polisi dalam memberikan pelayanan dan kepastian hukum kepada masyarakat. Ia menyatakan setiap laporan ditindaklanjuti secara profesional, penyelidikan dilakukan sesuai prosedur, dan langkah yang diperlukan dioptimalkan.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan keluarga korban berinisial RJN yang mengaku kehilangan kalung berlian di area keberangkatan internasional Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa, 27 Oktober 2026. Korban bersama keluarga besarnya hendak berangkat menuju Amerika Serikat ketika peristiwa itu terjadi.

Kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Korban baru menyadari perhiasannya hilang setelah pesawat yang ditumpanginya lepas landas. Ia kemudian menghubungi anaknya, RJN, untuk membantu proses pencarian. Pencarian mandiri dilakukan di kediaman, kendaraan, hingga area bandara, namun belum membuahkan hasil.

Pada Rabu, 28 Oktober 2026, RJN membuat laporan resmi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Menindaklanjuti laporan tersebut, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) bersama Tim Resmob langsung meneliti rekaman kamera pengawas (CCTV) di selasar keberangkatan internasional Terminal 3.

Dari hasil analisis rekaman CCTV, terlihat kalung berlian milik korban terjatuh dan diambil oleh seorang pria yang kemudian memasukkannya ke dalam saku baju. Berbekal petunjuk tersebut, tim melakukan pelacakan hingga berhasil mengamankan seorang pria berinisial MH.

Berdasarkan hasil interogasi awal, kalung berlian tersebut diketahui telah dijual ke salah satu toko emas di daerah Sepatan, Kabupaten Tangerang. Petugas kemudian bergerak cepat mendatangi toko emas tersebut dan berhasil mendapati kembali kalung berlian milik korban dalam kondisi utuh.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kehilangan barang berharga di area publik masih dapat ditelusuri bila dilaporkan dengan cepat dan didukung bukti seperti rekaman kamera pengawas. Penemuan kembali kalung dalam waktu kurang dari sehari juga menunjukkan pentingnya respons cepat aparat, mulai dari penerimaan laporan, analisis rekaman, pelacakan, hingga penelusuran barang yang sudah berpindah tangan. Bagi calon penumpang, peristiwa ini menegaskan perlunya memeriksa kembali barang bawaan sebelum dan sesudah melewati area keberangkatan, serta segera melapor bila ada barang yang hilang agar penelusuran dapat segera dilakukan.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Polresta Bandara Soekarno-Hatta menemukan kalung berlian Rp300 juta milik penumpang yang hilang di Terminal 3 dalam waktu kurang dari 1×24 jam setelah laporan diterima.
  • Kehilangan diperkirakan terjadi Selasa, 27 Oktober 2026, sekitar pukul 04.30 WIB di area keberangkatan internasional Terminal 3; korban bersama keluarga besarnya hendak berangkat ke Amerika Serikat.
  • Korban baru sadar perhiasannya hilang setelah pesawat lepas landas; pencarian mandiri di kediaman, kendaraan, dan bandara belum membuahkan hasil.
  • Laporan resmi dibuat anak korban, RJN, di SPKT Polresta Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu, 28 Oktober 2026.
  • Analisis CCTV menunjukkan kalung terjatuh dan diambil seorang pria yang memasukkannya ke saku baju; polisi kemudian mengamankan pria berinisial MH.
  • Kalung diketahui telah dijual ke toko emas di Sepatan, Kabupaten Tangerang, dan berhasil didapati kembali dalam kondisi utuh.
  • Kasat Reskrim Kompol Muhammad Esha menegaskan setiap laporan ditindaklanjuti secara profesional dan sesuai prosedur.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *