Prospek ekonomi Indonesia pada 2027 dinilai masih cukup kuat, tetapi pertumbuhan yang tinggi tidak otomatis menghasilkan imbal hasil investasi yang menarik. Kepastian izin, kualitas infrastruktur, kedalaman pemasok, dan keterampilan tenaga kerja menjadi faktor penting untuk menjaga daya tarik investasi di dalam negeri.
Penilaian itu disampaikan Dekan dan CEO Asian Development Bank Institute (ADBI) Bambang Brodjonegoro dalam acara Hana Bank Economic Outlook 2027 di Jakarta pada Rabu, 29 Oktober 2026. Bambang yang juga mantan Menteri Keuangan menyebut Indonesia dan Filipina diproyeksikan mencatat pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) sebesar 5,10 persen pada 2027, tertinggi kedua di ASEAN setelah Vietnam.
Menurut Bambang, proyeksi PDB yang tinggi belum menjamin imbal hasil. Faktor-faktor yang dapat menarik investasi antara lain permintaan pasar dan kedalaman pemasok, listrik dan logistik yang andal, kepastian izin, serta keterampilan tenaga kerja. Tanpa faktor pendukung tersebut, angka pertumbuhan semata tidak cukup untuk meyakinkan investor.
Dari sisi global, Bambang menyebut Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,40 persen pada 2027, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 2026 yang sebesar 3,10 persen, meskipun pemulihan ekonomi antarnegara masih berlangsung tidak merata.
Dinamika global juga menjadi perhatian pelaku usaha. Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan perubahan biaya hidup, inflasi, dan nilai tukar rupiah berpotensi memengaruhi daya beli serta sentimen konsumen di dalam negeri. Indonesia juga masih harus menghadapi tantangan global mulai dari kebijakan luar negeri Amerika Serikat hingga gangguan di Timur Tengah.
Perlambatan ekonomi global, menurut Yunarto, dipengaruhi berbagai faktor termasuk harga energi dan komoditas, perang dagang dan cuaca, kenaikan utang pemerintah, serta situasi di Selat Hormuz. Di tengah tantangan tersebut, perkembangan kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu faktor penggerak pertumbuhan ekonomi.
Faktor lain yang perlu diperhitungkan pelaku usaha adalah ketidakpastian arah suku bunga negara-negara utama, volatilitas nilai tukar, pergerakan pasar saham, serta risiko geopolitik. Kondisi tersebut membuat perusahaan dan investor perlu lebih selektif dalam menyusun strategi bisnis maupun pengelolaan aset.
Forum ekonomi Hana Bank sendiri telah rutin diselenggarakan sejak 2010 dan tahun ini dihadiri lebih dari 350 nasabah serta mitra. Direktur Utama Hana Bank Yung Ryul Ko mengatakan forum tersebut digelar untuk membantu nasabah memahami prospek ekonomi tahun depan dan menyiapkan strategi bisnis. Pembicara lain dalam forum itu antara lain Jung Yoo Tag dari Hana Institute of Finance yang membahas prospek ekonomi dan pasar keuangan global serta Indonesia, dan Yoo Young Dong dari Hana Bank Wealth Management Group yang memaparkan tren pengelolaan kekayaan.
Pada akhirnya, prospek pertumbuhan pada 2027 memberi ruang bagi investasi, tetapi kualitas pertumbuhan akan sangat bergantung pada faktor pendukung di dalam negeri. Infrastruktur, kepastian kebijakan, kualitas tenaga kerja, dan kedalaman rantai pasok akan menjadi penentu apakah pertumbuhan ekonomi mampu diterjemahkan menjadi peluang investasi yang lebih kuat.
Apa poin penting dari berita ini?
- Prospek ekonomi Indonesia pada 2027 dinilai masih cukup kuat, tetapi pertumbuhan tinggi tidak otomatis menghasilkan imbal hasil investasi yang menarik.
- Indonesia dan Filipina diproyeksikan tumbuh 5,10 persen pada 2027, tertinggi kedua di ASEAN setelah Vietnam, menurut Bambang Brodjonegoro dari ADBI.
- Faktor penarik investasi meliputi permintaan pasar, kedalaman pemasok, listrik dan logistik yang andal, kepastian izin, dan keterampilan tenaga kerja.
- IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global 3,40 persen pada 2027, naik dari 3,10 persen pada 2026, dengan pemulihan antarnegara yang masih tidak merata.
- Tantangan yang perlu diwaspadai meliputi biaya hidup, inflasi, nilai tukar rupiah, perang dagang, utang pemerintah, situasi Selat Hormuz, serta ketidakpastian suku bunga dan risiko geopolitik.


