Thursday, 29 October 2026
Nasional

Kemenhub: Tak Ada Bandara Ditutup Imbas Karhutla, Jadwal Disesuaikan

Kemenhub: Tak Ada Bandara Ditutup Imbas Karhutla, Jadwal Disesuaikan

JAKARTA — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan tidak ada penutupan bandara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penegasan itu disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa di Jakarta, Senin (26/10/2026).

Meski seluruh bandara tetap beroperasi, sejumlah jadwal penerbangan memang disesuaikan karena cuaca dan jarak pandang yang terganggu asap. Salah satu penyesuaian dilakukan di Bandara Pontianak, tempat penerbangan siang hari dipindahkan ke malam hari saat cuaca lebih cerah.

Data Kemenhub menunjukkan, pada 18 hingga 25 Oktober 2026, sebanyak 78 bandara terdampak karhutla. Rinciannya: 70 bandara di bawah Unit Penyelenggara Bandar Udara atau Unit Pelaksana Teknis Daerah, tujuh bandara yang dikelola Angkasa Pura, dan satu bandara swasta. Dampak terbesar dirasakan pada rute menuju Pontianak, Singkawang, Palangkaraya, dan Pangkalan Bun.

Dalam rentang yang lebih panjang, 14 Agustus hingga 25 Oktober 2026, sebanyak 3.030 penerbangan terdampak karhutla. Sebanyak 154 rute terganggu dan sekitar 1.700 penerbangan dibatalkan. Penerbangan perintis yang terdampak tercatat 617 penerbangan di Papua, Kalimantan, dan Maluku.

Untuk mendukung penanganan karhutla, pemerintah telah menerbitkan seluruh izin yang diperlukan bagi 42 unit helikopter. Di Papua, jumlah bandara terdampak juga membaik seiring cuaca yang membaik, dari 12 bandara menjadi tujuh bandara.

Sebagai langkah kewaspadaan, Kemenhub menerbitkan Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE MHB 4 Tahun 2026 tentang peningkatan kewaspadaan sarana dan prasarana transportasi terhadap bahaya kebakaran hutan. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga menerbitkan Surat Edaran Nomor SE 19 Tahun 2026 tentang mitigasi risiko dampak kebakaran hutan terhadap operasional penerbangan. Kedua surat edaran itu disampaikan kepada seluruh operator penerbangan, pengelola bandara, perusahaan angkutan udara, dan pengelola bandara swasta.

Foto ilustrasi: ANTARA

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *