Thursday, 29 October 2026
Nasional

Polda Kaltim Kerahkan 100 Personel BKO Tangani Karhutla di Empat Kabupaten

Polda Kaltim Kerahkan 100 Personel BKO Tangani Karhutla di Empat Kabupaten

SAMARINDA — Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) mengerahkan 100 personel bantuan kendali operasi (BKO) untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di empat kabupaten, Minggu (25/10/2026).

Foto: Antara.

Ke mana saja personel itu dikirim? Empat wilayah penugasan tersebut adalah Kabupaten Paser, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kabupaten Kutai Barat, dan Kabupaten Kutai Timur. Setiap wilayah menerima satu peleton pasukan BKO, dan penugasan ini berlangsung selama dua pekan.

Siapa yang memimpin pengerahan ini? Wakil Kepala Polda Kaltim, Brigjen Pol. Rustam Mansur, memimpin Apel Penerimaan dan Pelepasan di Mapolda Kaltim, Samarinda, sebelum personel diberangkatkan. Ia menjelaskan bahwa pasukan khusus ini disiapkan untuk bergerak cepat meredam potensi meluasnya titik api di wilayah yang masuk zona merah rawan kebakaran.

Mengapa penebalan pasukan ini dilakukan? Berdasarkan pemetaan analitis kepolisian, Kutai Barat teridentifikasi sebagai wilayah dengan tingkat kerawanan paling tinggi, disusul Kabupaten Paser di urutan kedua. Penebalan pasukan memperkuat rangkaian penanganan karhutla yang sebelumnya sudah dijalankan Brimob Kaltim, dan pada Agustus lalu Polda Kaltim juga pernah mengerahkan 190 personel BKO untuk membantu penanggulangan karhutla di Kalimantan Barat.

Bagaimana pembagian tugas di lapangan? Satuan Brimob difokuskan untuk memperkuat operasi pemadaman langsung bersama unsur penanggulangan bencana di daerah. Sementara itu, personel Bareskrim Polri diarahkan untuk mengawal penegakan hukum, yang menyasar pihak maupun korporasi yang terbukti sengaja melakukan pelanggaran dalam pembukaan lahan.

Apa pesan untuk masyarakat? Rustam mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar menghentikan kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar. Ia menegaskan ada konsekuensi hukum apabila praktik membakar lahan masih dilakukan, karena api yang dibiarkan meluas tidak hanya merusak lahan, tetapi juga mengancam kesehatan dan keselamatan banyak orang.

Sumber: Antara. Baca berita asli di sini.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *