Saturday, 31 October 2026
Film Indonesia

Dian Sastrowardoyo Jadi Sinta di Yang Datang dan Yang Pergi

Konferensi pers peluncuran poster dan trailer film Yang Datang dan Yang Pergi di Jakarta, Dian Sastrowardoyo di tengah kelompok

Dian Sastrowardoyo kembali ke layar lebar sebagai pemeran utama film drama Yang Datang dan Yang Pergi, memerankan karakter utama perempuan bernama Sinta. Film ini diperkenalkan kepada publik lewat konferensi pers peluncuran poster dan trailer di Jakarta pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Cerita film ini berpusat pada sebuah guest house atau rumah singgah tua milik keluarga Sinta, dengan suasana tempo dulu serta rahasia dan memori tersembunyi yang menyertainya. Kisahnya terbentang dalam tiga periode waktu, yakni tahun 1965, 1999, dan tersambung hingga 2026, sehingga perjalanan Sinta dibaca lewat lapisan waktu yang berbeda-beda.

Di tengah kehidupan rumah singgah itu, Sinta kembali dipertemukan dengan Banawan, teman masa kecilnya yang diperankan Roy Sungkono. Banawan kembali masuk ke kehidupan Sinta dewasa, membuka kembali kenangan lama dan hubungan yang pernah terjalin di antara mereka.

Yang Datang dan Yang Pergi juga menjadi ajang reuni Dian dengan sutradara Nan Achnas, yang melambungkan namanya lewat Pasir Berbisik pada 2001, serta kolaborasi kembali dengan Nurman Hakim, yang pernah mengarahkannya dalam 3 Doa 3 Cinta pada 2008. Pertemuan dua pengalaman penyutradaraan itu menjadi salah satu daya tarik film ini.

Sifat Sinta yang ditekankan dalam film ini adalah keberaniannya keluar dari jalur yang telah digariskan, mengambil alih kendali atas narasinya sendiri, dan menentukan pilihan hidupnya secara mandiri. Lewat sosok itu, film ini mengajak penonton merenungkan bagaimana setiap generasi memiliki kesempatan untuk menentukan apa yang ingin dipertahankan dan apa yang ingin ditinggalkan dari masa lalu.

Rumah singgah tua milik keluarga Sinta berfungsi sebagai panggung tempat berbagai kehidupan bersilangan. Orang datang dengan ceritanya masing-masing, lalu pergi meninggalkan jejak, dan dari pertemuan serta perpisahan itulah Sinta belajar menentukan arah hidupnya sendiri.

Dengan latar tiga zaman dan karakter perempuan yang kuat, Yang Datang dan Yang Pergi menjadi salah satu drama Indonesia yang patut ditunggu, terutama bagi penonton yang menyukai cerita keluarga yang tenang namun emosional, tanpa mengandalkan sensasi berlebihan.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Dian Sastrowardoyo memerankan Sinta dalam film drama Yang Datang dan Yang Pergi.
  • Film ini diperkenalkan lewat konferensi pers peluncuran poster dan trailer di Jakarta pada Jumat, 30 Oktober 2026.
  • Cerita berpusat pada rumah singgah tua milik keluarga Sinta dan terbentang dalam tiga periode: 1965, 1999, hingga 2026.
  • Banawan, teman masa kecil Sinta yang diperankan Roy Sungkono, kembali masuk ke kehidupan Sinta dewasa.
  • Film ini menjadi reuni Dian dengan sutradara Nan Achnas dan kolaborasi kembali dengan Nurman Hakim.
  • Sinta digambarkan berani keluar dari jalur yang digariskan dan mengambil alih kendali atas narasinya sendiri.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *