Pembalap sekaligus aktris Sabrina Sameh memutuskan menjadi calon pendonor kornea mata. Ia mengumumkan keputusan tersebut melalui akun Instagram pribadinya, Minggu, 1 November 2026, dengan mengunggah foto kartu calon donor yang diterimanya dari Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung.
Kartu tersebut bertuliskan bahwa Sabrina ikhlas mendonorkan kedua kornea matanya setelah meninggal dunia nanti kepada PPMTI Bank Mata Jabar. Tujuannya jelas: membantu sesama tunanetra agar kelak bisa melihat.
Keputusan itu berawal dari obrolan ringan dengan musisi Eddi Brokoli tentang donor mata. Sabrina mengaku awalnya membayangkan donor mata sebagai sesuatu yang menyeramkan. Namun setelah berbincang, ia menyadari bahwa donor mata tidak seseram yang ia kira.
“Ternyata tidak seseram itu,” tulis Sabrina Sameh dalam unggahan Instagramnya.
Setelah obrolan itu, Sabrina mendatangi Rumah Sakit Mata Cicendo dan menandatangani kartu sebagai calon pendonor. Ia menegaskan tidak berpikir panjang saat menandatangani kartu tersebut. Baginya, keputusan ini adalah bentuk kepedulian yang bisa ia wariskan kepada orang lain.
“Kelak nanti aku meninggal, aku akan tetap hidup di mata kalian ya,” tulis Sabrina untuk para calon penerima korneanya kelak.
Dalam kartu calon donor itu, persetujuan wali pendonor juga telah ditandatangani. Keputusan Sabrina mendapat sambutan hangat dari warganet dan dari Eddi Brokoli sendiri, yang menuliskan komentar, “Bismillah ya insyaAllah sudah dicatat sebagai amal baik.” Sabrina pun membalas dengan ucapan terima kasih atas ilmu yang dibagikan Eddi.
Penting untuk dipahami, status Sabrina saat ini adalah calon pendonor. Artinya, ia baru menandatangani ikrar untuk mendonorkan korneanya setelah meninggal dunia nanti. Donasi itu sendiri belum terjadi, dan akan berlaku di kemudian hari sesuai ketentuan yang berlaku di bank mata.
Kornea sendiri merupakan lapisan bening di bagian depan mata yang berfungsi memfokuskan cahaya ke dalam mata. Kerusakan kornea dapat menyebabkan kebutaan, dan transplantasi kornea menjadi salah satu cara untuk mengembalikan penglihatan bagi pasien yang korneanya rusak. Karena itulah, ketersediaan donor kornea sangat berarti bagi para tunanetra yang menunggu kesempatan untuk melihat kembali.
Langkah Sabrina ini juga menjadi pengingat bahwa donor kornea tidak harus menunggu seseorang menjadi tokoh publik atau memiliki riwayat medis tertentu. Siapa pun dapat mendaftarkan diri sebagai calon pendonor melalui rumah sakit mata atau bank mata yang tersedia, setelah memahami prosedur dan persyaratannya.
Keputusan Sabrina Sameh menjadi calon pendonor kornea diharapkan bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk melakukan hal serupa. Satu ikrar yang ditandatangani hari ini, bisa menjadi cahaya bagi orang lain di masa depan.
Apa poin penting dari berita ini?
- Sabrina Sameh memutuskan menjadi calon pendonor kornea mata dan mengumumkannya lewat Instagram, Minggu, 1 November 2026.
- Ia menandatangani Kartu Calon Donor Kornea dari Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung.
- Ia ikhlas mendonorkan kedua kornea matanya setelah meninggal dunia nanti kepada PPMTI Bank Mata Jabar untuk membantu sesama tunanetra.
- Keputusan itu berawal dari obrolan dengan musisi Eddi Brokoli tentang donor mata, yang ternyata tidak seseram yang ia kira.
- Status Sabrina saat ini adalah calon pendonor; donasi itu sendiri berlaku setelah ia meninggal dunia nanti, bukan sudah terjadi.


