Polisi di Inggris menangkap 139 warga di London saat berunjuk rasa mendukung Palestine Action, organisasi yang dicap teroris berdasarkan hukum negara tersebut. Dalam unggahan di X pada Sabtu (31/10/2026) malam, Kepolisian Metropolitan London mengonfirmasi jumlah penangkapan tersebut. Sebagian besar penangkapan dilakukan karena para peserta menyatakan dukungan kepada organisasi terlarang itu.
Inggris menetapkan Palestine Action sebagai organisasi teroris pada Juli tahun lalu, di bawah pemerintahan Perdana Menteri Keir Starmer. Klasifikasi ini membuat kelompok tersebut setara dengan ISIS di mata pemerintah Inggris. Para aktivis dan kritikus menilai keputusan menetapkan Palestine Action sebagai organisasi teroris bertujuan membungkam suara-suara pro Palestina di Inggris.
Kelompok yang mengorganisir unjuk rasa ini, Defend Our Juries, mengatakan hingga kini total warga yang ditahan karena mendukung Palestine Action sudah lebih dari 4.000 orang sejak Juli tahun lalu. Sungguh mengerikan kini terjadi lebih dari 4.000 penangkapan berdasarkan undang-undang terorisme karena aksi damai yang secara diam-diam menyatakan penentangan terhadap genosida dan dukungan untuk kelompok Palestine Action, kata juru bicara kelompok itu.
Juru bicara Defend Our Juries itu menambahkan, larangan terhadap Palestine Action sepenuhnya berasal dari strategi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, sehingga wajar jika tonggak penting ini tercapai pada Hari Halloween dan di luar kedutaan AS. Klasifikasi itu, menurut dia, adalah strategi pemerintah Inggris yang berusaha menyenangkan Trump dan perusahaan senjata Israel yang terusik dengan Palestine Action. Bukan tentang ancaman terorisme apa pun, jelas jubir Defend Our Juries.
Penangkapan itu berlangsung saat warga menggelar unjuk rasa di London sebagai protes terhadap keputusan pelarangan tersebut pada Sabtu. Demo juga berlangsung di luar konsulat Amerika Serikat di Edinburgh, ibu kota Skotlandia, namun sejauh ini belum ada laporan penangkapan di sana. Para demonstran di kedua kota itu memegang poster bertuliskan Saya menentang genosida. Saya mendukung Palestine Action.
Gelombang penangkapan ini menambah panjang daftar penindakan terhadap pendukung Palestine Action di Inggris sejak pelarangan berlaku. Bagi penyelenggara aksi, penangkapan massal justru menunjukkan bahwa pelarangan tersebut dipakai untuk membungkam ekspresi damai, sementara pihak kepolisian berpegang pada ketentuan hukum bahwa menyatakan dukungan kepada organisasi terlarang merupakan pelanggaran yang dapat ditindak.
Apa poin penting dari berita ini?
- Polisi Inggris menangkap 139 warga di London saat unjuk rasa mendukung Palestine Action.
- Sebagian besar penangkapan dilakukan karena peserta menyatakan dukungan kepada organisasi terlarang.
- Palestine Action ditetapkan sebagai organisasi teroris di Inggris pada Juli tahun lalu.
- Defend Our Juries menyebut total warga yang ditahan karena mendukung Palestine Action sudah lebih dari 4.000 orang.
- Demo juga berlangsung di luar konsulat AS di Edinburgh tanpa laporan penangkapan.


