Obat eksperimental Johnson & Johnson bernama JNJ-6143, yang dikonsumsi sekali sehari, menunjukkan hasil awal yang menjanjikan pada pasien kanker prostat stadium lanjut yang sebelumnya telah menjalani beberapa jenis pengobatan. Hasilnya dipresentasikan di Kongres European Society for Medical Oncology (ESMO), seperti dikutip dari Reuters.
Sebanyak 77 persen dari 31 pasien yang dapat dievaluasi dan menerima dosis 50 miligram mengalami penurunan kadar prostate-specific antigen (PSA) setidaknya 50 persen. Pada pasien yang tumornya dapat diukur lewat pencitraan medis, 69 persen menunjukkan respons terkonfirmasi, berupa tumor menghilang sepenuhnya atau menyusut sebagian.
Cara kerjanya disebut secara selektif membunuh sel kanker dengan mengganggu protein yang dibutuhkan sel tersebut untuk bertahan hidup. Efek samping yang umum dilaporkan meliputi mual serta peningkatan kadar kolesterol dan trigliserida.
Penting dicatat, hasil ini masih uji klinis tahap awal. Manfaat klinis, risiko, dan keamanan jangka panjang masih perlu dievaluasi lebih lanjut, dan keputusan pengobatan harus dibahas bersama dokter.
Sumber: CNN Indonesia – https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20261024164253-255-1419227/obat-kanker-prostat-johnson-johnson-bikin-tumor-menyusut


