PT Pyridam Farma Tbk (IDX: PYFA) meraih penghargaan Best Pharmaceutical CDMO dan Global Expansion Leader untuk kategori Indonesia Best Pharmaceuticals di sektor Healthcare. Penghargaan itu diberikan dalam ajang Industry Award 2026 yang digelar di Jakarta pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Ajang Industry Award 2026 digelar untuk kedua kalinya oleh media INDUSTRYcoid di President Lounge Menara Batavia, Jakarta, dengan tema Driving Sustainable Growth Through Excellence in Governance and Digital Transformation. Penilaian dilakukan melalui tiga lapis pendekatan, yaitu desk research, media monitoring, dan expert judgement.
Dari 200 perusahaan yang ditelaah, seleksi mengerucut menjadi 60 perusahaan hingga menetapkan tiga kategori utama, yaitu Special Recognition, lima Tokoh Industri 2026, dan 25 perusahaan industri terbaik berdasarkan performa bisnis, ESG, tata kelola perusahaan yang baik, serta transformasi teknologi. PYFA tampil sebagai peraih penghargaan di kategori kesehatan.
Penghargaan diberikan atas keunggulan strategis PYFA dalam mengintegrasikan tata kelola perusahaan yang baik, keberlanjutan, dan transformasi digital. Model bisnis layanan Contract Development and Manufacturing Organization (CDMO), maklon farmasi, serta toll manufacturing lintas negara menjadi motor penggerak utama pertumbuhan kinerja perseroan.
Head of CDMO PYFA untuk wilayah operasional Indonesia, Savira Tjan, menyampaikan penghargaan itu menjadi bukti nyata unggulnya kemitraan PYFA dengan berbagai perusahaan multinasional maupun perusahaan top tier di Indonesia. PYFA berkomitmen menjadi mitra strategis pilihan dengan terus melahirkan produk-produk inovatif yang didukung layanan CDMO paling ekstensif di kelasnya.
CDMO adalah perusahaan yang mengembangkan dan memproduksi obat atas nama perusahaan lain, mulai dari formulasi hingga produksi dalam skala besar. Layanan ini memungkinkan perusahaan farmasi memperluas kapasitas tanpa membangun pabrik sendiri, sementara penyedia CDMO memanfaatkan fasilitas dan keahlian produksinya untuk melayani banyak klien.
Pasar CDMO farmasi global menjadi latar penting penghargaan ini. Berdasarkan laporan riset pasar global terbaru dari Cervicorn Consulting (2026), nilai pasar CDMO farmasi global menembus lebih dari 263,04 miliar dolar AS hingga 275 miliar dolar AS pada 2026 dan diproyeksikan mencapai 520,27 miliar dolar AS pada 2035, dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk 7,06 persen hingga 10 persen per tahun. Kawasan Asia-Pasifik menjadi pusat pertumbuhan tercepat di dunia.
Penguatan industri farmasi di dalam negeri juga berkaitan dengan kemandirian pasokan obat dan pemenuhan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat. Kapasitas manufaktur yang andal dan memenuhi standar mutu menjadi prasyarat agar obat dapat tersedia secara berkelanjutan, termasuk untuk kebutuhan rumah sakit dan program kesehatan pemerintah.
Apa poin penting dari berita ini?
- PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) meraih penghargaan Best Pharmaceutical CDMO dan Global Expansion Leader 2026.
- Penghargaan diberikan dalam ajang Industry Award 2026 di Jakarta pada Kamis, 29 Oktober 2026.
- Penilaian dilakukan melalui desk research, media monitoring, dan expert judgement dari 200 perusahaan yang ditelaah.
- Penghargaan diberikan atas keunggulan tata kelola perusahaan yang baik, keberlanjutan, transformasi digital, serta model bisnis CDMO dan maklon farmasi lintas negara.
- Pasar CDMO farmasi global bernilai lebih dari 263,04 miliar dolar AS hingga 275 miliar dolar AS pada 2026 dan diproyeksikan mencapai 520,27 miliar dolar AS pada 2035.


