Sunday, 1 November 2026
Nasional

Peristiwa 1 November: Uang Rp100 Ribu Pertama Terbit hingga Serbia Masuk PBB

Sejumlah lembar uang kertas rupiah berbagai pecahan termasuk Rp100.000 yang tersusun berdampingan

Tanggal 1 November menyimpan sejumlah peristiwa penting dalam sejarah, dari dunia olahraga hingga dunia keuangan Indonesia. Pada tanggal yang sama di tahun yang berbeda, klub sepak bola Juventus berdiri di Italia, Bank Indonesia pertama kali menerbitkan uang kertas pecahan Rp100.000, dan Serbia resmi menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Peristiwa tertua di antara ketiganya terjadi pada 1 November 1897, ketika Juventus Football Club resmi berdiri di Turin, wilayah Piemonte, Italia. Klub yang kini dikenal dengan sebutan Juve itu didirikan oleh sekelompok siswa dari Turin. Juventus kemudian menjadi klub tertua kedua di Italia, setelah Genoa yang berdiri pada 1893, dan berkembang menjadi salah satu klub sepak bola paling sukses di Italia.

Dari Italia, kisah berlanjut ke Indonesia pada 1 November 1999. Pada tanggal itu, Bank Indonesia secara resmi mengeluarkan uang kertas pecahan Rp100.000 yang saat itu menjadi pecahan terbesar di Republik Indonesia. Uang kertas tersebut berukuran 151 kali 65 milimeter dan menampilkan gambar Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta di bagian depan.

Penerbitan uang pecahan Rp100.000 itu ditandatangani oleh Gubernur Bank Indonesia Syahril Sabirin dan Deputi Gubernur Iwan R. Prawiranata. Uang tersebut pertama kali diperkenalkan sebagai uang kertas berbahan polimer, sebelum kemudian beralih ke bahan kertas kapas pada 2004. Hingga kini, pecahan Rp100.000 tetap menjadi pecahan uang kertas tertinggi yang beredar di Indonesia.

Peristiwa ketiga terjadi pada 1 November 2000, ketika Serbia resmi menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa. Serbia, yang secara resmi dikenal sebagai Republik Serbia, merupakan negara republik di kawasan Eropa Tenggara dan Tengah. Keanggotaan di PBB itu menandai langkah penting dalam hubungan internasional negara tersebut setelah melewati masa transisi politik yang panjang di kawasan Balkan.

Ketiga peristiwa ini menunjukkan bagaimana satu tanggal kalender dapat menampung kisah dari bidang yang sangat berbeda. Juventus lahir dari semangat sekelompok pelajar yang mencintai sepak bola, uang Rp100.000 lahir dari kebutuhan sistem pembayaran tunai yang semakin besar, dan keanggotaan Serbia di PBB lahir dari dinamika politik internasional.

Bagi Indonesia, penerbitan uang Rp100.000 pada 1999 juga mencerminkan perkembangan ekonomi pada masa itu. Nilai transaksi yang semakin besar membutuhkan pecahan yang lebih tinggi agar pembayaran tunai lebih praktis. Kehadiran pecahan terbesar itu kemudian menjadi bagian dari kehidupan ekonomi sehari-hari, dari transaksi pasar hingga pembayaran dalam jumlah besar.

Sementara itu, kisah Juventus mengingatkan bahwa klub-klub besar dunia sering kali bermula dari langkah sederhana. Dari sekelompok siswa di Turin, Juventus tumbuh menjadi institusi olahraga yang dikenal di seluruh dunia dan menjadi simbol budaya Italia. Perjalanan panjang klub itu, dari 1897 hingga kini, melewati berbagai era sepak bola dunia.

Adapun keanggotaan Serbia di PBB pada 2000 menjadi penanda bahwa lembaga internasional tersebut terus menjadi wadah bagi negara-negara untuk duduk bersama, terlepas dari perbedaan sejarah dan politik. Bagi Serbia, tanggal 1 November 2000 menjadi tonggak kembalinya negara itu ke dalam percaturan diplomasi dunia secara penuh.

Mengenang peristiwa-peristiwa pada 1 November bukan sekadar merayakan tanggal, melainkan memahami bahwa sejarah bergerak lewat keputusan-keputusan yang diambil pada hari-hari tertentu. Dari lapangan sepak bola di Turin, meja gubernur bank sentral di Jakarta, hingga sidang PBB di New York, tanggal yang sama dapat menyimpan cerita yang terus dikenang lintas generasi.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Pada 1 November 1897, klub sepak bola Juventus resmi berdiri di Turin, Italia, dan menjadi klub tertua kedua di Italia setelah Genoa.
  • Pada 1 November 1999, Bank Indonesia pertama kali menerbitkan uang kertas pecahan Rp100.000, yang saat itu menjadi pecahan terbesar di Indonesia.
  • Uang Rp100.000 itu menampilkan gambar Soekarno dan Mohammad Hatta, ditandatangani Gubernur BI Syahril Sabirin dan Deputi Gubernur Iwan R. Prawiranata, dan awalnya berbahan polimer.
  • Pada 1 November 2000, Serbia resmi menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, menandai langkah penting dalam hubungan internasional negara tersebut.
  • Ketiga peristiwa ini menunjukkan bahwa satu tanggal kalender dapat menampung kisah dari olahraga, ekonomi, dan diplomasi internasional.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *