PT Pertamina (Persero) menghadirkan Pertamina Small Medium Enterprise Expo (SMEXPO) Regional Bekasi di Mall Pakuwon, Kota Bekasi, Sabtu, 31 Oktober 2026. Pameran ini menjadi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Pertamina untuk bertemu langsung dengan konsumen dan memperluas jaringan pemasaran, dengan target transaksi mencapai Rp2,5 miliar.
Kota Bekasi dipilih sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan karena dinilai memiliki potensi UMKM yang besar. Direktur Operasi Pertamina Foundation, Gusman Adiwardhana, menjelaskan bahwa jumlah pelaku UMKM di wilayah ini cukup banyak, ditambah potensi pengunjung dan daya beli masyarakat yang dinilai sangat positif.
Penyelenggaraan SMEXPO merupakan bagian dari rangkaian program tematik Pertamina yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Pertamina Foundation di berbagai daerah. Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) sekaligus Dewan Pengawas Pertamina Foundation, Arya Dwi Paramita, menjelaskan bahwa SMEXPO adalah ajang promosi dan pemasaran produk UMKM yang menjadi bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sebelum hadir di Bekasi, rangkaian SMEXPO 2026 telah diselenggarakan di Pekanbaru, Cirebon, dan Yogyakarta. Setelah Bekasi, rangkaian kegiatan direncanakan berlanjut ke Cilacap, dan puncaknya akan digelar di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, pada pertengahan November 2026. Secara keseluruhan, rangkaian SMEXPO 2026 melibatkan lebih dari 150 UMKM binaan di berbagai kota, dengan sedikitnya 20 UMKM binaan pada setiap penyelenggaraan regional.
Lebih dari sekadar pameran, Pertamina menjalankan program seleksi dan pembinaan berkelanjutan bagi pelaku UMKM. Setiap tahun, Pertamina Foundation melakukan kurasi terhadap sekitar 8.000 UMKM yang mendaftar, dan kurang lebih 350 UMKM terpilih untuk mendapatkan program pembinaan. UMKM terpilih tidak hanya memperoleh kesempatan mengikuti pameran, tetapi juga peningkatan kapasitas usaha melalui program skilling, agar mereka dapat naik kelas dan masuk ke jenjang pembinaan yang lebih tinggi dalam ekosistem Pertamina.
SMEXPO sendiri lahir dari situasi sulit saat pandemi COVID-19, ketika banyak pelaku UMKM kehilangan peluang usaha dan menghadapi keterbatasan pemasaran. Saat itu, pelaku industri garmen diarahkan memproduksi masker, sementara pelaku usaha makanan dan minuman didorong mengembangkan produk olahan jahe merah dan produk lainnya yang memiliki peluang pasar. Pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa satu UMKM yang berkembang dapat memberikan manfaat ekonomi kepada banyak orang, bahkan membuka lapangan pekerjaan bagi lebih dari 10 tenaga kerja.
Karena itu, SMEXPO dikembangkan melalui berbagai tema khusus yang disesuaikan dengan momentum tertentu, seperti Ramadan, Hari Kartini, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus, hingga agenda Natal dan Tahun Baru. Selain pameran ritel, kegiatan regional juga mempertemukan peserta dengan calon pembeli korporasi melalui forum temu bisnis atau business to business, serta pemasaran digital melalui marketplace SMEXPO.
Penyelenggaraan SMEXPO Regional Bekasi turut dihadiri Ketua Umum Persatuan Wanita Patra Pusat, Priscilia Simon Mantiri. Pertamina berharap manfaat kegiatan ini tidak berhenti pada transaksi selama pameran, tetapi mendorong pelaku UMKM terus belajar, menjaga kualitas produk, memperbaiki pengelolaan usaha, dan memperluas pasar hingga ke tingkat nasional.
Apa poin penting dari berita ini?
- Pertamina menggelar SMEXPO Regional Bekasi di Mall Pakuwon, Kota Bekasi, Sabtu, 31 Oktober 2026, dengan target transaksi mencapai Rp2,5 miliar bagi UMKM binaan.
- Bekasi dipilih karena potensi UMKM yang besar, jumlah pelaku usaha yang banyak, serta daya beli masyarakat yang dinilai positif.
- SMEXPO 2026 melibatkan lebih dari 150 UMKM binaan di berbagai kota, setelah sebelumnya digelar di Pekanbaru, Cirebon, dan Yogyakarta, dan akan berlanjut ke Cilacap serta pameran nasional di Jakarta pada pertengahan November 2026.
- Setiap tahun sekitar 8.000 UMKM mendaftar dan kurang lebih 350 UMKM terpilih untuk pembinaan, termasuk peningkatan kapasitas melalui program skilling agar bisa naik kelas.
- SMEXPO lahir saat pandemi COVID-19 sebagai solusi pemasaran UMKM, dan kini dikembangkan dengan tema musiman serta temu bisnis agar manfaatnya berlanjut melampaui transaksi pameran.


