Sunday, 1 November 2026
Horror

Peran Ganda dan Tiga Entitas, Wavi Zihan Cerita Syuting Rambut Sewu yang Menguras Energi

Konferensi pers film horor Rambut Sewu Satu Langkah Getih di Jakarta

Aktris Wavi Zihan mengaku proses syuting film horor Rambut Sewu: Satu Langkah Getih sangat menguras energi, karena ia harus memerankan dua karakter sekaligus dengan latar cerita yang berbeda. Pengakuan itu ia sampaikan dalam konferensi pers gala premiere di Epicentrum XXI, Jakarta, pada Senin, 26 Oktober 2026.

Film produksi Mika Entertainment tersebut disutradarai Hanny R. Saputra dengan naskah yang ditulis Rebecca M. Bath. Film berdurasi 105 menit ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 5 November 2026 untuk penonton usia 17 tahun ke atas, dan mengangkat mitos serta kepercayaan Jawa sebagai fondasi ceritanya.

Cerita film ini berpusat pada Wulan, perempuan muda yang pindah bersama ibunya, Ratih, ke sebuah desa di Jawa Tengah setelah mendapatkan pekerjaan di pabrik teh. Mereka menempati sebuah rumah tua yang menyimpan jejak masa lalu kelam. Sejak tinggal di tempat itu, Wulan mulai mengalami berbagai kejadian yang sulit dijelaskan dan perlahan menemukan keterkaitan dirinya dengan Sundari, salah satu penghuni lama rumah tersebut.

Warga setempat menceritakan bahwa bangunan itu pernah menjadi tempat tinggal Marni, perempuan yang mengakhiri hidupnya 22 tahun lalu setelah sang adik, Sundari, meninggal secara mengenaskan. Marni juga disebut memiliki hubungan dengan ritual sesat, sehingga misteri yang menghantui Wulan semakin mengarah pada dendam masa lalu, kutukan, dan konsekuensi dari keputusan manusia.

Dalam film ini, Wavi Zihan memerankan Wulan sekaligus Sundari, sementara Taskya Namya berperan sebagai Marni, Yusuf Mahardika sebagai Damar, Ruth Marini sebagai Ratih, dan Donny Alamsyah sebagai Suradi. Tantangan terbesar Wavi bukan hanya membedakan kepribadian kedua tokoh, tetapi juga menghadapi adegan ketika tubuh Wulan dirasuki tiga entitas berbeda.

Ia berusaha membangun latar belakang dan karakteristik setiap entitas, agar perubahan perilaku, emosi, serta gestur dapat ditampilkan secara alami. Untuk karakter Wulan, tantangannya adalah menggambarkan sosok yang mampu merasakan kehadiran hal-hal mistis, tetapi memilih memendam ketakutannya demi menjaga perasaan sang ibu. Dari proses diskusi bersama sutradara dan pembacaan naskah, Wavi menciptakan sejumlah gestur kecil sebagai ciri khas Wulan, seperti memegang leher ketika merasakan sesuatu yang janggal atau menyentuh hidung saat menangkap perubahan suasana di sekitarnya.

Produser M Zakir Rasyidin mengungkapkan bahwa film ini dikembangkan melalui riset selama lebih dari tiga bulan untuk menggali cerita dan kepercayaan lokal yang menjadi fondasi kisahnya. Judul Satu Langkah Getih sendiri menjadi bagian penting dari pesan film, yakni peringatan agar penonton tidak menghalalkan segala cara untuk mencapai keinginan pribadi dan tidak mengorbankan orang di belakang cita-cita demi kepentingan diri sendiri.

Menjelang penayangannya, film ini juga telah merilis poster resmi, trailer resmi, serta dua lagu tema orisinal. Lagu pertama berjudul Hampa yang dibawakan Almira Andani dan diciptakan Adi Karno, sementara lagu kedua berjudul Jalan Hidup yang dinyanyikan Zakir Rasyidin serta diciptakan dan diproduseri Badai. Musisi senior Nugie yang turut membintangi film ini melihat Rambut Sewu sebagai cerita tentang energi, karma, dan konsekuensi yang dapat merambat lintas generasi, dengan sosok entitas baru bernama Dhandhang Gendhing yang diperkenalkan tim produksi.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Wavi Zihan mengaku syuting Rambut Sewu: Satu Langkah Getih sangat menguras energi karena ia memerankan dua karakter sekaligus, yakni Wulan dan Sundari.
  • Film produksi Mika Entertainment yang disutradarai Hanny R. Saputra ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 5 November 2026 dengan durasi 105 menit untuk penonton 17 tahun ke atas.
  • Cerita berpusat pada Wulan yang pindah bersama ibunya ke rumah tua di desa Jawa Tengah, lalu menemukan keterkaitan dirinya dengan Sundari dan masa lalu Marni yang meninggal 22 tahun lalu.
  • Wavi harus membangun perbedaan kepribadian dua tokoh sekaligus melakoni adegan kerasukan tiga entitas berbeda, termasuk lewat gestur kecil seperti memegang leher dan menyentuh hidung.
  • Film ini dikembangkan lewat riset lebih dari tiga bulan tentang mitos dan ritual Jawa, serta telah merilis trailer dan dua lagu tema berjudul Hampa dan Jalan Hidup.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *