Sunday, 1 November 2026
Teknologi

Logo Apple Menyala Kembali di MacBook Pro Terbaru Setelah Satu Dekade Hilang

Laptop berwarna gelap yang dipegang seseorang, dengan logo Apple berwarna putih yang menyala terang di tengah penutupnya

Apple menghidupkan kembali salah satu ciri khas desainnya yang paling dirindukan: logo Apple di bagian belakang laptop kini menyala lagi. Pada semua model MacBook Pro terbaru dengan layar PROLED XDR, logo tersebut memancarkan cahaya putih terang, mengakhiri penantian sekitar satu dekade sejak fitur itu dihentikan.

Kembalinya logo menyala ini menjadi salah satu pengumuman paling menarik dalam peluncuran resmi produk-produk baru Apple yang digelar di Cupertino, California, pada pekan peluncuran tersebut. Selain menampilkan layar tanpa takik kamera, jajaran MacBook Pro terbaru ini kini juga mencakup layar sentuh, sehingga peluncurannya membawa lebih dari satu perubahan besar sekaligus.

Fitur logo menyala sempat dihentikan sekitar satu dekade lalu, ketika Apple memperkenalkan desain MacBook Pro baru pada tahun 2016. Desain itu tampil dengan bodi yang lebih tipis dan logo berbahan logam yang tidak lagi memancarkan cahaya. Sejak saat itu, logo yang menyala di punggung laptop Apple hanya tinggal kenangan bagi para penggemarnya.

Kembalinya fitur ikonik ini sebenarnya sudah sempat bocor sebelum peluncuran resmi. Sebuah klip video singkat yang dibagikan oleh eksekutif Apple, John Ternus, di platform X memperlihatkan sekilas logo yang menyala tersebut. Bocoran itu kemudian diperkuat oleh sejumlah kreator konten teknologi yang mendapatkan akses awal ke perangkat ini dan menampilkan fitur tersebut dalam ulasan pratinjau mereka.

Bagi banyak pengguna, logo yang menyala bukan sekadar hiasan. Selama bertahun-tahun, cahaya putih di punggung laptop Apple menjadi penanda yang mudah dikenali di ruang kerja, kafe, dan ruang kuliah. Menghidupkannya kembali berarti Apple mengembalikan elemen identitas yang pernah membuat laptopnya langsung dikenali dari kejauhan, bahkan sebelum mereknya terbaca.

Kembalinya logo menyala ini juga terasa istimewa karena hadir bersamaan dengan layar sentuh, sesuatu yang selama ini tidak identik dengan lini MacBook Pro. Kombinasi layar tanpa takik, layar sentuh, dan logo yang kembali bercahaya menunjukkan bahwa Apple sedang menyegarkan lini laptop profesionalnya dengan cara yang menyentuh sisi fungsional sekaligus sisi emosional penggunanya.

Untuk saat ini, yang jelas adalah satu hal: setelah sekitar sepuluh tahun tampil dengan logo logam yang diam, punggung MacBook Pro kembali bercahaya. Penggemar lama yang merindukan ciri khas itu kini punya alasan untuk melirik generasi terbaru, sementara pengguna baru akan mengenal MacBook Pro sebagai laptop yang logonya menyala terang saat digunakan.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Apple menghidupkan kembali logo Apple yang menyala di bagian belakang laptop pada semua model MacBook Pro terbaru dengan layar PROLED XDR, dengan cahaya putih terang.
  • Kembalinya logo menyala ini menjadi salah satu pengumuman paling menarik dalam peluncuran resmi produk-produk baru Apple yang digelar di Cupertino, California.
  • Fitur logo menyala sempat dihentikan sekitar satu dekade lalu, ketika Apple memperkenalkan desain MacBook Pro baru pada tahun 2016 dengan bodi lebih tipis dan logo logam yang tidak lagi memancarkan cahaya.
  • Kembalinya fitur ikonik ini sebelumnya sempat bocor melalui klip video singkat yang dibagikan oleh eksekutif Apple, John Ternus, di platform X.
  • Sejumlah kreator konten teknologi yang mendapatkan akses awal ke perangkat ini juga menampilkan fitur tersebut dalam ulasan pratinjau mereka.
  • Selain menampilkan layar tanpa takik kamera, jajaran MacBook Pro terbaru ini kini juga mencakup layar sentuh.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *