PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menyalurkan bantuan dua unit tandon air berkapasitas masing-masing 5.300 liter untuk masyarakat Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan pada Jumat (30/10/2026) di Desa Jatiarjo, melalui sinergi bersama Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Wilayah Jawa Timur.
Dua unit tandon tersebut masing-masing ditempatkan di lingkungan Desa Jatiarjo dan di Yayasan Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang berada di Dusun Tegal Kidul, Desa Jatiarjo. Bantuan ini disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.
Mengapa tandon air menjadi bantuan yang sangat dibutuhkan? Kebakaran Gunung Arjuno yang terjadi sebelumnya berdampak pada kerusakan jaringan pipa distribusi air yang mengalirkan air dari 11 sumber mata air di kawasan gunung tersebut menuju Desa Jatiarjo. Akibatnya, pasokan air bersih ke desa sempat terputus total. Panjang jaringan pipa yang terbakar dan rusak mencapai sekitar 5,2 kilometer, dan gangguan pasokan sudah dirasakan warga sejak Sabtu (17/10/2026) pagi.
Kondisi ini berdampak pada sekitar 2.500 kepala keluarga (KK) di Desa Jatiarjo yang tersebar di tiga dusun, yakni Cowek, Tegal Kidul, dan Tonggowa. Laporan lain menyebut jumlah warga terdampak di kawasan itu bahkan mencapai sekitar 2.900 hingga 3.900 KK jika dihitung bersama desa tetangga yang jaringan airnya turut terganggu, seperti Desa Tambaksari di Kecamatan Purwodadi.
Direktur Kelembagaan PT SIER, Ahmad Fahrudin, mengatakan bantuan tandon air tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan untuk membantu masyarakat sekitar yang terdampak bencana, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari berupa akses air bersih. Menurut dia, saat ini air sudah mulai mengalir kembali, tetapi tandon tetap diperlukan sebagai penampung cadangan agar pasokan tidak kembali terputus.
Sebelum bantuan SIER datang, berbagai pihak sudah bergerak membantu warga. Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyiapkan anggaran untuk memperbaiki jaringan pipa dan menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki selama proses pemulihan. Komunitas relawan juga menyalurkan puluhan ribu liter air bersih ke titik-titik permukiman yang paling parah terdampak, sementara perkumpulan pengusaha air minum dalam kemasan menyalurkan ratusan produk air minum bagi warga.
Kasus Jatiarjo menunjukkan bahwa kebakaran hutan dan lahan tidak hanya menghanguskan vegetasi. Kerusakan infrastruktur dasar seperti jaringan pipa air dapat melumpuhkan kehidupan ribuan keluarga selama berminggu-minggu, bahkan setelah api padam. Karena itu, pemulihan pascabencana harus mencakup perbaikan infrastruktur air secara tuntas, bukan sekadar bantuan darurat sesaat.
Dengan adanya tandon di desa dan di madrasah, warga Jatiarjo kini memiliki penampung cadangan yang membantu menjaga ketersediaan air bersih untuk kebutuhan memasak, minum, dan sanitasi, sambil menunggu perbaikan jaringan pipa selesai sepenuhnya.
Apa poin penting dari berita ini?
- PT SIER menyalurkan dua unit tandon air berkapasitas masing-masing 5.300 liter untuk warga Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.
- Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan pada Jumat 30 Oktober 2026 melalui sinergi bersama LAZISMU Wilayah Jawa Timur.
- Kebakaran Gunung Arjuno merusak sekitar 5,2 kilometer jaringan pipa air dari 11 sumber mata air, sehingga pasokan air bersih sempat terputus total.
- Sekitar 2.500 kepala keluarga di Desa Jatiarjo yang tersebar di tiga dusun terdampak gangguan pasokan air bersih.
- Tandon ditempatkan di lingkungan desa dan di Yayasan Madrasah Ibtidaiyah Dusun Tegal Kidul sebagai penampung cadangan air bersih.


