Sunday, 1 November 2026
Politik

Paus Leo XIV Jadi Paus Pertama yang Menggunakan Hak Suara dalam Pemilu Amerika Serikat

Paus Leo XIV mengenakan jubah putih dan salib duduk di kursi sambil memegang kertas dan berbicara ke mikrofon

Paus Leo XIV mencatatkan sejarah sebagai paus pertama yang pernah memberikan suara dalam pemilihan umum di Amerika Serikat. Ia telah mengirimkan surat suara pos miliknya di Illinois untuk pemilu paruh waktu Amerika Serikat, menurut pernyataan Kantor Pers Takhta Suci Vatikan.

Dalam pernyataan itu, Vatikan menyampaikan keyakinan Paus akan hak dan kewajiban warga negara untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi. Kantor pers Vatikan juga menegaskan Paus telah menggunakan haknya untuk memilih sebagai warga negara Amerika Serikat kapan pun ia memenuhi syarat untuk melakukannya, termasuk selama ia tinggal di Peru selama bertahun-tahun.

Paus Leo XIV lahir di Chicago dan merupakan warga negara Amerika Serikat pertama yang menduduki takhta tertinggi Vatikan, setelah terpilih pada Mei 2025. Status kewarganegaraan itulah yang membuat keikutsertaannya dalam pemungutan suara menjadi peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi seorang paus.

Pemilu paruh waktu Amerika Serikat akan menentukan partai politik mana yang mengendalikan Kongres, dan diprediksi membawa dampak signifikan bagi sisa masa kepresidenan Donald Trump. Pemungutan suara secara nasional dijadwalkan pada 3 November, sedangkan pemungutan suara awal telah dimulai di sebagian besar negara bagian.

Menurut laporan NBC News, Paus mengajukan permohonan surat suara pos dari Kantor Clerk Will County pada 3 Oktober. Kurang dari dua minggu kemudian, Vatikan mengumumkan Paus telah menjalani operasi pengangkatan lobus bawah paru-paru kanan setelah didiagnosis menderita kanker paru-paru.

Meski menjalani operasi tersebut, Vatikan mengonfirmasi pada pekan lalu bahwa Paus yang kini berusia 71 tahun itu akan tetap melakukan perjalanan sesuai rencana ke Uruguay, Argentina, dan Peru pada awal November. Rencana perjalanan itu menunjukkan aktivitas kepausan tetap berjalan setelah masa pemulihan operasi.

Sejak masa jabatannya dimulai, Paus Leo XIV sempat berselisih dengan pemerintahan Presiden Donald Trump terkait berbagai isu, termasuk penegakan hukum imigrasi serta perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dengan Iran. Ketegangan itu sempat memuncak pada April, setelah Paus menyerukan perdamaian menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran, yang kemudian ditanggapi Trump dengan pernyataan bahwa Paus tidak melakukan pekerjaannya dengan sangat baik.

Keikutsertaan Paus dalam pemilu paruh waktu ini sekaligus menegaskan posisinya yang unik: seorang pemimpin Gereja Katolik sedunia yang juga warga negara Amerika Serikat, yang menggunakan hak pilihnya di tengah dinamika politik negaranya sendiri.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Paus Leo XIV mengirimkan surat suara pos di Illinois untuk pemilu paruh waktu Amerika Serikat.
  • Vatikan menyatakan Paus meyakini hak dan kewajiban warga negara untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi.
  • Paus Leo XIV lahir di Chicago dan merupakan warga Amerika Serikat pertama yang menjadi Paus, setelah terpilih pada Mei 2025.
  • Pemungutan suara nasional pemilu paruh waktu dijadwalkan pada 3 November, dengan pemungutan suara awal sudah berjalan di sebagian besar negara bagian.
  • Paus mengajukan permohonan surat suara pos dari Kantor Clerk Will County pada 3 Oktober.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *