Sunday, 1 November 2026
Hollywood

Martin Scorsese: Film Cleopatra-nya Batal karena The Interview Bikin Kim Jong Un Marah

Foto berdampingan Seth Rogen dalam peran film The Interview dan Martin Scorsese

Lebih dari satu dekade setelah peretasan Sony mengguncang Hollywood, sutradara Martin Scorsese masih merasakan dampaknya. Dalam perbincangan dengan putrinya, Francesca Scorsese, di siniar Tribeca berjudul Crafty, sutradara peraih Oscar itu mengungkapkan bahwa film Cleopatra yang telah ia rencanakan bersama Angelina Jolie batal terwujud karena kehebohan seputar film The Interview karya Seth Rogen pada 2014.

“Ingat kita pernah akan membuat Cleopatra, lalu mereka mengolok-olok [Kim Jong Un], dan dia marah lalu meledakkan semua orang di Columbia,” kata Scorsese kepada putrinya, seperti dilaporkan Deadline pada 30 Oktober 2026. “Seth Rogen, kan? Lalu dia marah, dan [itu] merusak Cleopatra.” Ketika Francesca mengatakan ia “sangat marah” atas nasib film tersebut, Scorsese menjawab dengan jenaka, “Yah, beri tahu Seth, karena mereka merusak segalanya. Hanya karena Kim Jong Un tidak punya selera humor.”

Proyek itu bukan sekadar wacana. Scorsese menegaskan naskahnya sudah siap dan produksinya sudah berjalan. “Kita akan melakukannya. Kita sudah siap dengan naskahnya. Angelina Jolie, kita akan jalan. Dia akan menjadi Cleopatra VII. Itu akan sangat liar,” ujarnya.

Untuk memahami mengapa sebuah komedi bisa menggagalkan sebuah epik sejarah, perlu menengok kembali apa yang terjadi pada 2014. The Interview, yang ditulis bersama dan disutradarai Seth Rogen dan Evan Goldberg, berkisah tentang pembawa acara gosip selebritas Dave Skylark yang diperankan James Franco dan produsernya Aaron Rapaport yang diperankan Rogen. Keduanya mendapat kesempatan langka mewawancarai Kim Jong Un yang diperankan Randall Park, lalu direkrut CIA untuk membunuh pemimpin Korea Utara tersebut.

Film itu memicu serangan digital yang didukung negara Korea Utara terhadap Sony, studio yang berada di balik proyek tersebut. Peretasan besar-besaran itu mengguncang Hollywood dan, menurut Scorsese, ikut menenggelamkan Cleopatra yang saat itu berada di Columbia Pictures. Dalam versinya, lelucon tentang Kim Jong Un berujung pada kemarahan yang “meledakkan semua orang di Columbia”, dan proyek epiknya menjadi korban tak langsung dari kehebohan tersebut.

Ironi kisah ini tidak berhenti di situ. Meski Cleopatra batal, Scorsese dan Rogen pada akhirnya tetap berkolaborasi. Scorsese tampil sebagai dirinya sendiri dalam episode perdana serial Apple TV milik Rogen, The Studio, yang tayang tahun lalu. Dalam serial itu, karakter kepala studio yang diperankan Rogen, Matt Remick, justru bertanggung jawab atas batalnya proyek impian Scorsese. Deadline pun mempertanyakan apakah alur tersebut menjadi contoh lain dari kehidupan yang meniru seni dalam serial komedi tersebut.

Kisah Cleopatra yang batal ini juga mengingatkan betapa rapuhnya sebuah proyek film besar. Sebuah naskah yang sudah siap dan bintang sebesar Angelina Jolie ternyata tidak cukup untuk menyelamatkan film dari badai politik dan keamanan siber yang berasal dari proyek yang sama sekali berbeda. Satu dekade kemudian, Scorsese masih menceritakannya dengan campuran kekecewaan dan humor, dan dengan satu pesan yang ia titipkan kepada putrinya: beri tahu Seth.

Apa poin penting dari berita ini?

Martin Scorsese mengungkapkan dalam siniar Tribeca Crafty bahwa film Cleopatra yang direncanakan bersama Angelina Jolie sebagai Cleopatra VII batal terwujud setelah kehebohan film The Interview pada 2014. Scorsese menyebut peretasan Sony yang didukung Korea Utara sebagai respons atas film Seth Rogen tersebut telah merusak proyeknya, padahal naskah sudah siap. Scorsese berkelakar bahwa Kim Jong Un tidak punya selera humor dan berpesan kepada putrinya untuk memberi tahu Seth Rogen. Ironisnya, Scorsese kemudian tampil sebagai dirinya sendiri dalam episode perdana serial The Studio karya Rogen.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *