Sunday, 1 November 2026
Nasional

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Jemaah di Arab Saudi 38–40 Hari

Jemaah haji berkumpul di Tanah Suci

Kementerian Haji dan Umrah telah menetapkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) Tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi. Berdasarkan jadwal tersebut, jemaah haji Indonesia mulai masuk asrama pada 10 April 2027, sedangkan kelompok terbang (kloter) pertama dijadwalkan berangkat menuju Madinah pada 11 April 2027, dan seluruh rangkaian pemulangan dijadwalkan rampung pada 20 Juni 2027.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026 tertanggal 29 September 2026 yang mengacu pada kalender Ummul Qura Arab Saudi. Kepastian jadwal ini menjadi pedoman bagi calon jemaah untuk mulai mempersiapkan diri sejak dini.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, mengatakan jemaah akan berada di Arab Saudi rata-rata sekitar 38 hingga 40 hari. “Persiapan menuju Haji 2027 sudah mulai bisa dilakukan karena jadwal perjalanan resmi telah ditetapkan. Jemaah akan berada di Arab Saudi rata-rata sekitar 38 hingga 40 hari. Jadwal makin jelas, persiapan pun makin matang agar perjalanan ke Tanah Suci makin mudah, aman, dan nyaman,” ujar Maria dalam keterangannya, Sabtu (31/10/2026).

Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho, menegaskan bahwa RPH merupakan instrumen penting untuk memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan haji dipersiapkan secara matang dan terkoordinasi. “Penyelenggaraan haji merupakan kerja besar yang membutuhkan kesiapan sejak jauh hari. Jadwal perjalanan ini menjadi pedoman bagi seluruh pihak untuk menyelaraskan perencanaan, mobilisasi, dan pelayanan jemaah, sehingga setiap tahapan dapat berjalan tertib,” ujar Teguh.

Dengan jadwal yang sudah ditetapkan jauh hari, calon jemaah dapat menyusun persiapan secara bertahap, mulai dari kesiapan dokumen dan kesehatan hingga pemahaman mengenai rangkaian ibadah. Penyelenggara di berbagai tingkatan pun dapat menyelaraskan perencanaan keberangkatan, penempatan di asrama, dan pemulangan agar tidak saling tumpang tindih.

Penetapan RPH juga memberi kepastian bagi keluarga jemaah mengenai perkiraan lama jemaah berada di Arab Saudi. Rentang 38 hingga 40 hari tersebut menjadi acuan umum, sementara tahapan masuk asrama pada 10 April 2027 dan keberangkatan kloter pertama pada 11 April 2027 menandai dimulainya rangkaian perjalanan haji tahun 2027.

Seluruh rangkaian pemulangan yang dijadwalkan rampung pada 20 Juni 2027 menutup kalender perjalanan haji tahun itu. Dengan pedoman yang jelas, Kementerian Haji dan Umrah berharap setiap tahapan, dari persiapan hingga pemulangan, dapat berjalan tertib dan pelayanan kepada jemaah semakin baik.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Kementerian Haji dan Umrah menetapkan Rencana Perjalanan Haji Tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi, dengan jemaah mulai masuk asrama pada 10 April 2027 dan kloter pertama berangkat menuju Madinah pada 11 April 2027.
  • Seluruh rangkaian pemulangan dijadwalkan rampung pada 20 Juni 2027, dan penetapan itu tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026 tertanggal 29 September 2026 yang mengacu pada kalender Ummul Qura Arab Saudi.
  • Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Maria Assegaf mengatakan jemaah akan berada di Arab Saudi rata-rata sekitar 38 hingga 40 hari, sehingga jadwal yang jelas membuat persiapan makin matang agar perjalanan makin mudah, aman, dan nyaman.
  • Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah Teguh Dwi Nugroho menegaskan RPH menjadi pedoman bagi seluruh pihak untuk menyelaraskan perencanaan, mobilisasi, dan pelayanan jemaah sehingga setiap tahapan berjalan tertib.
  • Kepastian jadwal memberi acuan bagi calon jemaah dan keluarganya untuk mempersiapkan diri sejak dini, mulai dari dokumen dan kesehatan hingga rangkaian ibadah.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *