Sunday, 1 November 2026
Hollywood

Film Cliff Booth Netflix Tak Tayang di Regal dan Cinemark, Hanya Eksklusif di IMAX Dua Pekan

Brad Pitt sebagai Cliff Booth duduk di sebuah ruangan dengan botol di tangan dalam adegan film

Dua jaringan bioskop terbesar kedua dan ketiga di Amerika Serikat, Regal dan Cinemark, dipastikan tidak akan menayangkan film Netflix The Further Mis-Adventures of Cliff Booth. Film yang dibintangi Brad Pitt itu dijadwalkan dibuka pada Rabu, 25 November, sebagai kelanjutan dari Once Upon a Time in Hollywood, dengan naskah yang ditulis Quentin Tarantino. Keputusan dua jaringan besar itu sebenarnya tidak mengejutkan, dan alasannya terletak pada pola perilisannya.

Film ini mendapatkan jendela tayang eksklusif selama dua pekan di IMAX. Artinya, pada masa awal perilisannya, film tersebut hanya bisa ditonton di layar IMAX, bukan di semua layar bioskop secara serentak. Pola seperti ini sudah lama menjadi titik gesek antara layanan streaming dan jaringan bioskop besar. Jaringan bioskop umumnya menginginkan jendela tayang yang lebih panjang dan merata di semua layarnya, sementara Netflix kerap memakai jendela terbatas sebagai bagian dari strategi perilisannya.

Ketika sebuah film hanya tersedia di format tertentu dalam dua pekan pertama, jaringan yang tidak mendapatkan jatah layar IMAX untuk film itu praktis tidak punya insentif untuk ikut menayangkannya. Regal dan Cinemark, sebagai jaringan nomor dua dan tiga, mengambil sikap yang konsisten dengan logika bisnis itu: mereka tidak menayangkan film yang jendela awalnya sudah dikunci untuk IMAX. Keputusan ini bukan soal kualitas filmnya, melainkan soal model distribusi yang dipilih.

Bagi penonton, kabar ini berarti pilihan menonton di pekan-pekan awal menjadi lebih terbatas. Mereka yang ingin menyaksikan kelanjutan kisah Cliff Booth di layar lebar harus mencari bioskop IMAX, setidaknya selama dua pekan pertama sejak 25 November. Setelah jendela eksklusif itu berlalu, pola penayangannya bisa berubah, tetapi pada tahap awal, IMAX adalah satu-satunya pintu masuk ke layar lebar bagi film ini.

Film ini sendiri membawa beban ekspektasi yang tidak kecil. Once Upon a Time in Hollywood adalah salah satu film Tarantino yang paling banyak dibicarakan, dan tokoh Cliff Booth yang diperankan Brad Pitt menjadi salah satu karakter yang paling melekat di benak penonton. Melanjutkan kisah tokoh itu dalam film yang ditulis Tarantino dan dibintangi Pitt membuat proyek ini langsung menjadi sorotan, terlepas dari perdebatan soal di bioskop mana film itu bisa ditonton.

Peristiwa ini juga menggambarkan perubahan yang sedang berlangsung di industri film. Batas antara film streaming dan film bioskop semakin kabur, tetapi perebutan soal jendela tayang justru semakin tajam. Setiap judul besar kini menjadi ajang negosiasi: berapa lama eksklusif, di format apa, dan di jaringan mana. Kasus Cliff Booth menunjukkan bahwa bahkan film dengan nama sebesar Brad Pitt dan Tarantino tetap harus melewati negosiasi itu, dan hasilnya bisa berarti sebagian penonton harus berpindah bioskop bila ingin menontonnya di layar lebar.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Regal dan Cinemark tidak menayangkan The Further Mis-Adventures of Cliff Booth.
  • Film Netflix yang dibintangi Brad Pitt itu dibuka pada 25 November sebagai kelanjutan Once Upon a Time in Hollywood.
  • Film ini mendapat jendela eksklusif dua pekan di IMAX, sehingga tidak tersedia di semua layar bioskop sejak awal.
  • Keputusan itu berkaitan dengan model distribusi dan jendela tayang, bukan dengan kualitas filmnya.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *