Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan ringan hingga lebat di mayoritas kota besar Indonesia pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Sejumlah wilayah bahkan berpotensi mengalami hujan sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang, sehingga warga diminta meningkatkan kewaspadaan sejak pagi hari.
Prakirawan BMKG Medayu menjelaskan bahwa dinamika atmosfer secara umum menunjukkan adanya potensi pembentukan awan hujan, perlambatan angin, serta pertemuan angin di perairan utara Brunei Darussalam dan perairan timur Filipina. Kombinasi kondisi tersebut menjadi pemicu utama terbentuknya hujan di banyak wilayah Indonesia pada hari ini.
BMKG memperkirakan hujan sedang hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di tujuh kota, yakni Kota Serang di Banten, Pontianak di Kalimantan Barat, Tanjung Selor di Kalimantan Utara, Palangka Raya di Kalimantan Tengah, Banjarmasin di Kalimantan Selatan, Manado di Sulawesi Utara, dan Nabire di Papua Tengah. Warga di tujuh kota tersebut diminta paling waspada terhadap kilat, angin kencang, dan genangan.
Sementara itu, hujan ringan diprakirakan turun di sejumlah kota besar lainnya, antara lain Banda Aceh, Medan, Padang, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta. Hujan ringan juga diprakirakan terjadi di Denpasar, Mataram, Kupang, Samarinda, Makassar, Mamuju, Palu, Ternate, dan Ambon. Adapun Pekanbaru, Jakarta, Surabaya, dan Kendari diprakirakan hanya mengalami kondisi berawan.
Selain hujan, BMKG juga mengingatkan potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia. Gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia bagian barat Sumatera, perairan selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur, Laut Natuna Utara, Selat Karimata bagian utara, Laut Bali, Laut Maluku, serta Samudera Pasifik bagian utara Maluku hingga Papua. Nelayan dan pengguna transportasi laut diminta memperhatikan peringatan ini sebelum berlayar.
BMKG turut mengimbau masyarakat pesisir untuk mewaspadai potensi banjir rob di wilayah Sumatera Utara, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Maluku. Dalam infografis peringatan dini cuaca yang diterbitkan BMKG, sebanyak 21 provinsi berstatus Waspada dan empat provinsi berstatus Siaga pada Sabtu ini. Empat provinsi Siaga tersebut adalah Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, dan Kalimantan Barat. Pada tingkat Waspada, potensi dampaknya meliputi genangan, luapan air sungai, dan tanah longsor, sedangkan pada tingkat Siaga ancamannya mencakup banjir, banjir bandang, dan longsor. Masyarakat diimbau memantau pembaruan cuaca melalui kanal resmi BMKG dan menunda aktivitas di daerah rawan saat hujan lebat berlangsung.
Apa poin penting dari berita ini?
- BMKG mengingatkan potensi hujan ringan hingga lebat di mayoritas kota besar Indonesia pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
- Hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Serang, Pontianak, Tanjung Selor, Palangka Raya, Banjarmasin, Manado, dan Nabire.
- Hujan ringan diprakirakan turun di Banda Aceh, Medan, Padang, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Mataram, Kupang, Samarinda, Makassar, Mamuju, Palu, Ternate, dan Ambon.
- Gelombang laut 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan, dan banjir rob perlu diwaspadai di pesisir Sumatera Utara, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Maluku.
- Sebanyak 21 provinsi berstatus Waspada dan empat provinsi berstatus Siaga, yakni Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, dan Kalimantan Barat.


