Abhijeet Dipke, pendiri Cockroach Janata Party (CJP), menjelaskan alasan di balik kritiknya terhadap penyanyi Diljit Dosanjh, setelah penyanyi itu melontarkan respons keras dari atas panggung konsernya di Delhi. Dalam penjelasannya, Dipke menyatakan keinginannya untuk mengakhiri perseteruan tersebut dan menyebut Diljit sebagai kakak yang lebih tua, sebuah isyarat bahwa perdebatan yang sudah berlarut-larut itu sebaiknya ditutup.
Perseteruan ini bermula dari aksi protes CJP di Jantar Mantar, Delhi, yang dipimpin kelompok pemuda dan menyoroti persoalan seperti kebocoran soal NEET dan pengangguran. Dalam sebuah interaksi, Diljit dilaporkan menjauhkan diri dari aksi tersebut dan menyatakan dirinya lebih memilih tidak mengambil posisi dalam wacana politik, dengan menyebut dirinya sebagai seniman. Sikap itu memicu respons tajam dari Dipke, yang mempertanyakan apakah figur publik seharusnya diam terhadap persoalan yang menyangkut jutaan anak muda.
Dalam pesan video yang beredar, Dipke menyindir bahwa para selebritas sering mencari dukungan publik saat karya mereka menghadapi kontroversi, tetapi memilih netral ketika persoalan sosial mendominasi perhatian nasional. Ia menyinggung kontroversi seputar film Diljit, Satluj, yang menghadapi keberatan terkait penggambaran masa pemberontakan Punjab serta kabar seputar perilisan digitalnya, dan menyatakan bahwa dukungan publik menjadi krusial justru saat karya seorang seniman menghadapi penolakan.
Ketegangan itu kemudian memuncak di panggung konser. Dalam konsernya di Delhi, Diljit melontarkan respons keras terhadap CJP yang mengejek film Satluj, dengan menyatakan jangan mengajari orang Punjab cara berjuang. Respons itu menjadi latar dari penjelasan terbaru Dipke, yang kini memilih nada yang lebih lunak: ia menjelaskan mengapa kritik itu dilontarkan, tetapi sekaligus menyampaikan keinginan agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan hubungan keduanya bisa kembali baik.
Di latar belakang perseteruan ini, ada pula persoalan konser Diljit di Delhi yang tidak mendapat izin. Konser pembuka tur AURA di India itu dijadwalkan digelar di Stadion Jawaharlal Nehru pada 30 Oktober 2026, tetapi Kepolisian Delhi menolak memberikan No Objection Certificate dengan alasan masalah keamanan selama musim perayaan, termasuk masukan terkait ancaman tertentu. Penolakan itu memicu reaksi politik, termasuk dari Dipke yang menulis di X, takut juga dengan konser, dan dari pemimpin Aam Aadmi Party, Saurabh Bharadwaj, yang mempertanyakan kemungkinan bias terhadap suara-suara progresif dari Punjab.
Perdebatan ini memicu diskusi yang lebih luas tentang peran selebritas dalam gerakan publik. Sebagian pengguna media sosial mendukung pandangan Dipke bahwa figur berpengaruh seharusnya bersuara tentang persoalan yang berdampak pada jutaan orang. Sebagian lain membela Diljit dengan alasan seniman tidak bisa dipaksa mendukung setiap kampanye atau gerakan politik. Di tengah perdebatan itu, Diljit tetap menjadi salah satu penyanyi paling populer di India, yang dikenal menyuarakan dukungan bagi petani saat mereka berunjuk rasa di perbatasan Delhi dan bagi pelajar saat aparat diduga menggunakan kekerasan terhadap mereka.
Penjelasan Dipke dan keinginannya mengakhiri perseteruan menandai kemungkinan meredanya ketegangan ini. Tur AURA Diljit sendiri masih berlanjut ke kota-kota lain di India, termasuk Indore pada 15 November, Ahmedabad pada 21 November, Mumbai pada 27 November, Bengaluru pada 29 November, dan Lucknow pada 5 Desember 2026. Apakah perseteruan ini benar-benar berakhir akan terlihat dari langkah kedua pihak berikutnya, tetapi untuk saat ini, nada Dipke yang melunak memberi ruang bagi penutup yang lebih damai.
Apa poin penting dari berita ini?
- Abhijeet Dipke menjelaskan alasan di balik kritiknya terhadap penyanyi Diljit Dosanjh.
- Dipke menyatakan keinginannya untuk mengakhiri perseteruan dan menyebut Diljit sebagai kakak yang lebih tua.
- Perseteruan bermula dari aksi protes CJP soal kebocoran soal NEET dan pengangguran di Delhi.
- Diljit melontarkan respons keras terhadap CJP dari atas panggung konsernya di Delhi.
- Konser Diljit di Stadion Jawaharlal Nehru pada 30 Oktober 2026 tidak mendapat izin dari Kepolisian Delhi.


