Saturday, 31 October 2026
Kesehatan

Berobat Jantung Kini Bisa di RSUD H Merah Sakti Subulussalam Berkat Bantuan SIHREN Kemenkes

Peralatan cathlab untuk kateterisasi jantung sedang dipasang di rumah sakit

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Merah Sakti Kota Subulussalam, Aceh, menerima bantuan peralatan kesehatan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia. Dengan bantuan tersebut, pengobatan jantung kini bisa dilakukan di RSUD Subulussalam setelah proses instalasi peralatan selesai, sehingga warga tidak perlu lagi berobat jauh ke luar daerah.

Wali Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin (HRB), menjelaskan bantuan tersebut merupakan alokasi peralatan kesehatan melalui program Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN). Bantuan itu meliputi cathlab atau kateterisasi jantung dengan nilai sekitar Rp8 miliar, serta CT Scan dan Mammografi.

Peralatan Cathlab dan CT Scan tersebut sedang dalam proses instalasi di RSUD Kota Subulussalam. Proses instalasi cathlab itu tampak berlangsung pada Jumat, 30 Oktober 2026. “Terimakasih Pak Menteri Kesehatan, bantuan alat pasang ring jantung sudah datang. Kami berharap pak menteri terus memperhatikan RSUD Kota Subulussalam,” kata HRB, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Menurut Wali Kota, kehadiran peralatan medis tersebut dapat memperkuat kemampuan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan rujukan. Hal itu khususnya untuk pemeriksaan dan penanganan penyakit jantung serta penyakit lainnya yang membutuhkan dukungan teknologi medis modern.

Dengan demikian, ketika proses instalasi peralatan selesai, warga tidak perlu jauh lagi berobat jantung, sebab pelayanan itu bisa dilakukan di RSUD Subulussalam. Kehadiran cathlab menjadi penanda penting karena tindakan kateterisasi jantung selama ini umumnya hanya tersedia di rumah sakit rujukan yang lebih besar dan berjarak jauh dari Subulussalam.

Selain mendapatkan bantuan melalui program SIHREN, RSUD Kota Subulussalam juga menerima bantuan Presiden senilai Rp16.504.155.298 atau sekitar Rp16,5 miliar. Bantuan itu diberikan setelah Kementerian Kesehatan menyetujui daftar usulan kebutuhan alat kesehatan RSUD Kota Subulussalam melalui program Bantuan Presiden (Banpres).

Bantuan Presiden tersebut meliputi 13 jenis alat kesehatan dengan total mencapai Rp16.504.155.298. Alat kesehatan bantuan saat ini sedang dalam proses distribusi ke RSUD Kota Subulussalam. Rinciannya meliputi meja operasi, mesin anestesi, instrumen general surgery, instrumen sectio caesarea, dan electro surgical unit (ESU).

Selain itu, bantuan tersebut juga meliputi ventilator, tempat tidur ICU, patient monitor, syringe pump, infuse pump, suction pump, tempat tidur pasien, serta meja periksa. Dengan tambahan peralatan itu, RSUD Subulussalam diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelayanan, mulai dari tindakan operasi hingga perawatan intensif, dan menjadi rumah sakit rujukan yang lebih kuat bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Apa poin penting dari berita ini?

  • RSUD Haji Merah Sakti Kota Subulussalam menerima bantuan peralatan kesehatan dari Kemenkes melalui program SIHREN, meliputi cathlab atau kateterisasi jantung senilai sekitar Rp8 miliar, CT Scan, dan Mammografi.
  • Peralatan Cathlab dan CT Scan sedang dalam proses instalasi di RSUD Kota Subulussalam, dengan proses instalasi cathlab berlangsung pada Jumat, 30 Oktober 2026.
  • Wali Kota Subulussalam Haji Rasyid Bancin menyampaikan terima kasih kepada Menteri Kesehatan dan berharap perhatian terhadap RSUD Kota Subulussalam terus berlanjut.
  • Setelah instalasi selesai, warga tidak perlu jauh lagi berobat jantung karena pelayanan itu bisa dilakukan di RSUD Subulussalam, sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan rujukan untuk penyakit jantung dan penyakit lain yang membutuhkan teknologi medis modern.
  • RSUD Kota Subulussalam juga menerima Bantuan Presiden senilai Rp16.504.155.298 atau sekitar Rp16,5 miliar untuk 13 jenis alat kesehatan, mulai dari meja operasi dan mesin anestesi hingga ventilator, tempat tidur ICU, dan patient monitor, yang saat ini sedang dalam proses distribusi.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *