Film Indonesia Cidro Asmoro hadir di bioskop mulai 8 Oktober 2026 sebagai drama komedi musikal yang mengangkat musik Jawa ke layar lebar. Film ini sebelumnya dikenal penonton dalam format serial, dan kini melangkah ke bioskop dengan cerita yang baru. Perpaduan musik campursari, drama, komedi, dan fenomena media sosial menjadi warna utama film yang disutradarai Senoaji Julius ini.
Cidro Asmoro dibintangi Ndarboy, Happy Asmara, dan Jodilee Warwick sebagai pemeran utama, dengan dukungan Erick Estrada, Andra Bagindas, serta sejumlah pemeran lainnya. Ndarboy memerankan Daru, seorang musisi yang tengah menapaki perjalanan di industri musik, sedangkan Happy Asmara hadir sebagai Happy, tokoh yang menjadi bagian penting dalam alur cerita dan kehidupan musik yang menjadi latarnya. Kehadiran dua musisi ternama di depan kamera menjadi sorotan tersendiri, karena keduanya tidak hanya tampil bernyanyi, tetapi juga membangun karakter yang menyatu dengan alur cerita.
Cerita film ini berpusat pada Prita, yang diperankan Jodilee Warwick, seorang gadis sederhana dari keluarga kurang mampu yang bekerja sebagai penjaga kafe kecil di Yogyakarta. Kehidupan Prita berubah ketika sebuah video dirinya bernyanyi dan berjoget tersebar di media sosial dan mendadak viral. Popularitas yang datang tiba-tiba itu membawanya berhadapan dengan dunia hiburan yang sebelumnya asing baginya, termasuk para musisi dan band ternama yang merasa terusik oleh kemunculannya.
Di sisi lain, kisah ini juga mengikuti perjalanan Ndarboy Genk yang tengah mempersiapkan penampilan anniversary. Persiapan tersebut diwarnai perbedaan pilihan dan pendapat yang perlahan menguji kekompakan kelompok. Melalui dua jalur cerita itu, Cidro Asmoro mempertemukan persoalan persahabatan, romansa, ambisi, dan perubahan kehidupan di tengah derasnya popularitas media sosial.
Film ini diproduksi VISION+, Adglow Pictures, Hompimpa Sinema, dan Kreator Visual Indonesia, dengan durasi 106 menit. Film ini diproduseri Aji Fauzi, Agus Setiawan, dan Rene Sonata, dengan Clarissa Tanoesoedibjo sebagai produser eksekutif dan Rick Soerafani sebagai produser sekaligus kepala produksi VISION+. Semangat utama film ini dirangkum dalam ungkapan yang menekankan keseruan viral sekaligus cerita yang menyentuh perasaan, sejalan dengan perpaduan musik, komedi, dan momen emosional yang dibangun sepanjang film.
Musik menjadi salah satu kekuatan utama Cidro Asmoro. Lagu-lagu dalam film ini tidak hanya mengisi suasana, tetapi ikut bercerita melalui karakter dan situasi yang mereka hadapi. Irama campursari yang familiar bagi penikmatnya dikawinkan dengan elemen musikal komedi, sehingga momen ringan dan emosional saling mengisi. Bagi Ndarboy dan Happy Asmara, tantangan terbesarnya adalah membangun karakter lewat dialog, ekspresi, hubungan dengan karakter lain, dan emosi yang harus dijaga sepanjang film, bukan sekadar tampil sebagai musisi di atas panggung.
Meski judulnya sudah dikenal dari serial, film ini menghadirkan cerita yang segar sehingga dapat dinikmati baik oleh penonton yang sudah mengikuti serialnya maupun mereka yang baru pertama kali mengenalnya. Dengan latar budaya Jawa yang kental dan cerita tentang seseorang dari kalangan bawah yang hidupnya berubah secara luar biasa karena sebuah video viral, Cidro Asmoro menawarkan tontonan yang ringan sekaligus menghibur, tanpa meninggalkan sisi emosional dari perjalanan para tokohnya.
Apa poin penting dari berita ini?
- Film Indonesia Cidro Asmoro hadir di bioskop mulai 8 Oktober 2026 sebagai drama komedi musikal yang mengangkat musik Jawa ke layar lebar.
- Film ini disutradarai Senoaji Julius dan dibintangi Ndarboy, Happy Asmara, dan Jodilee Warwick.
- Cerita berpusat pada Prita, penjaga kafe kecil di Yogyakarta yang mendadak viral setelah video dirinya bernyanyi dan berjoget tersebar di media sosial.
- Ndarboy memerankan Daru, seorang musisi yang tengah menapaki perjalanan di industri musik, sedangkan Happy Asmara hadir sebagai Happy.
- Film ini diproduksi VISION+, Adglow Pictures, Hompimpa Sinema, dan Kreator Visual Indonesia, dengan durasi 106 menit.

