Saturday, 31 October 2026
Horror

Ari Irham Ungkap Tantangan Pertama Melakoni Adegan Kesurupan di Film Hajatan Setan

Foto jurnalis Katie Couric yang artikelnya beredar dalam versi editan di media sosial

Aktor Ari Irham mengungkapkan tantangan terbesarnya saat membintangi film horor Indonesia Hajatan Setan. Untuk pertama kalinya sepanjang kariernya, Ari harus melakoni adegan kesurupan, sebuah adegan yang menurutnya jauh lebih berat daripada yang ia bayangkan sebelumnya.

Pernyataan itu disampaikan Ari dalam konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa, 27 Oktober 2026. Dalam film yang disutradarai Eko Kristianto tersebut, Ari yang berusia 25 tahun memerankan Gaung, anak dari tokoh bernama Santoso. Gaung digambarkan sebagai remaja yang awalnya menjalani masa muda dengan penuh keceriaan dan fisik yang prima, sebelum hidupnya berubah karena misteri sakit aneh yang tidak diketahui penyebab pastinya selama bertahun-tahun.

Kesulitan utama yang dihadapi Ari bukan sekadar soal akting menangis atau berteriak. Ia mengaku sulit menerjemahkan bentuk entitas gaib yang hanya ada di dalam imajinasinya menjadi gestur tubuh yang terlihat realistis di depan kamera. Setiap orang, kata Ari, punya interpretasi sendiri tentang seperti apa wujud kesurupan itu, sehingga ia harus menemukan bentuk yang meyakinkan tanpa terlihat dibuat-buat.

Ia menceritakan proses tersebut dengan kalimat yang apa adanya. Ari menyebut adegan itu berat karena gambaran tentang kesurupan di kepala setiap orang bisa berbeda-beda. Ia pun bersyukur karena mendapat bantuan dari teman-teman di lokasi syuting serta arahan dari sutradara Eko Kristianto, yang akrab disapa Mas Eko, dalam mengarahkan seperti apa kesurupan yang dimainkan Gaung.

Selain tantangan akting, Ari juga harus melewati proses teknis yang panjang dan melelahkan. Adegan-adegan Gaung menuntut make-up prostetik, penggunaan sling, lensa kontak khusus, hingga make-up berat secara penuh. Persiapan untuk satu adegan saja bisa memakan waktu hampir tiga jam, dan ada pula adegan yang mengharuskan make-up dilepas lalu dipasang kembali, sehingga proses syuting menjadi sangat menyita waktu.

Film Hajatan Setan sendiri didukung jajaran pemeran yang cukup besar. Selain Ari Irham, film ini menampilkan Alika Jantinia, Indra Birowo, Luna Maya, Masayu Anastasia, Asri Welas, Gisellma Firmansyah, Karina Suwandi, hingga Tanta Ginting. Kehadiran nama-nama tersebut menunjukkan bahwa film ini diposisikan sebagai salah satu film horor Indonesia yang patut diperhitungkan pada akhir tahun.

Hajatan Setan dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 3 Desember 2026. Bagi Ari, film ini menjadi pengalaman baru yang menguji kemampuannya sebagai aktor muda: bukan hanya soal berani tampil menyeramkan, tetapi juga soal ketelitian membangun karakter yang perlahan-lahan kehilangan kendali atas tubuhnya sendiri.

Kisah di balik layar ini sekaligus memberi gambaran tentang kerja keras di balik sebuah adegan horor yang di layar tampak hanya berlangsung beberapa menit. Di baliknya ada jam-jam persiapan, diskusi dengan sutradara, dan keberanian seorang aktor untuk memainkan sesuatu yang belum pernah ia mainkan sebelumnya.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Ari Irham untuk pertama kalinya melakoni adegan kesurupan dalam film horor Indonesia Hajatan Setan.
  • Ari yang berusia 25 tahun memerankan Gaung, remaja yang menghadapi misteri sakit aneh tanpa penyebab pasti selama bertahun-tahun.
  • Kesulitan utamanya adalah menerjemahkan bentuk entitas gaib dari imajinasi menjadi gestur tubuh yang terlihat realistis.
  • Adegan-adegan Gaung menuntut make-up prostetik, sling, lensa kontak khusus, dan make-up berat dengan persiapan hampir tiga jam.
  • Film yang disutradarai Eko Kristianto ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 3 Desember 2026.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *