Friday, 30 October 2026
Pendidikan

Sekolah Rakyat Tahap II di 100 Lokasi Serap 97.000 Tenaga Kerja

Infografik pembangunan Sekolah Rakyat tahap II di 100 lokasi yang menyerap 97.000 tenaga kerja

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi yang tersebar di 32 provinsi menyerap sekitar 97.000 tenaga kerja lokal hingga Oktober 2026. Program ini dirancang untuk menampung hingga 122.000 siswa, sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat di sekitar lokasi proyek.

Hal itu disampaikan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui keterangan Menteri PU Dody Hanggodo pada Senin, 26 Oktober 2026. Dody menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan fasilitas pendidikan yang layak dan modern.

Program ini juga menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu upaya untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang lebih inklusif.

Sebagian besar tenaga kerja yang terserap direkrut langsung dari warga desa dan kecamatan di sekitar proyek. Dengan cara itu, pembangunan tidak hanya menghadirkan gedung sekolah, tetapi juga menambah pendapatan keluarga setempat selama proses pembangunan berlangsung.

Selain membuka lapangan kerja, pembangunan Sekolah Rakyat turut mendorong perputaran ekonomi di wilayah setempat. Keterlibatan tenaga kerja lokal serta pemanfaatan kebutuhan material, konsumsi, dan transportasi selama proyek berjalan memberi manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat di sekitar lokasi.

Setiap kawasan Sekolah Rakyat dirancang sebagai ekosistem pendidikan terpadu. Fasilitasnya mencakup ruang pembelajaran, laboratorium, asrama siswa, hunian guru, serta sarana pendukung lainnya. Penyediaan fasilitas tersebut diharapkan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan dan kualitas pendidikan siswa.

Untuk mempercepat penyelesaian pembangunan, Kementerian PU juga berkolaborasi dengan Batalyon Teritorial Pembangunan TNI Angkatan Darat. Kerja sama ini dilakukan untuk mendukung pelaksanaan konstruksi di sejumlah wilayah, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi di 32 provinsi menyerap sekitar 97.000 tenaga kerja lokal.
  • Program ini ditargetkan menampung hingga 122.000 siswa.
  • Sebagian besar tenaga kerja direkrut langsung dari warga desa dan kecamatan di sekitar proyek.
  • Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat adalah investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi penerus bangsa.
  • Setiap kawasan Sekolah Rakyat dirancang sebagai ekosistem pendidikan terpadu dengan ruang belajar, laboratorium, asrama, dan hunian guru.
  • Kementerian PU berkolaborasi dengan Batalyon Teritorial Pembangunan TNI AD, termasuk untuk menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *