Saturday, 31 October 2026
Daerah

76 Taman di Jakarta Diusulkan Buka 24 Jam, Dilengkapi CCTV

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat berbicara kepada wartawan di sela kegiatan di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengkaji usulan membuka 76 taman di Jakarta selama 24 jam. Usulan tersebut juga dilengkapi dengan rencana pemasangan kamera pengawas (CCTV) untuk menjaga keamanan. Gagasan ini menjadi upaya meningkatkan fasilitas publik agar ruang terbuka hijau di ibu kota dapat dimanfaatkan lebih luas oleh warga.

Taman selama ini menjadi ruang penting bagi warga kota. Di tengah kepadatan Jakarta, taman adalah tempat warga berolahraga, berkumpul, mengajak anak bermain, dan sekadar menghirup udara segar. Namun, jam buka yang terbatas membuat fungsi taman belum sepenuhnya optimal, terutama bagi warga yang baru memiliki waktu luang pada malam hari setelah bekerja.

Mengapa usulan ini perlu dikaji dengan matang? Membuka taman selama 24 jam bukan sekadar membiarkan gerbang tetap terbuka. Diperlukan petugas, pencahayaan yang memadai, kebersihan yang terjaga, serta sistem pengawasan yang andal. Tanpa kesiapan tersebut, taman yang buka sepanjang waktu justru berisiko menimbulkan masalah keamanan dan kerusakan fasilitas.

Di sinilah rencana pemasangan CCTV menjadi penting. Kamera pengawas dapat membantu petugas memantau kondisi taman secara real time, merespons kejadian dengan cepat, dan memberi rasa aman bagi pengunjung. Namun, pengawasan teknologi saja tidak cukup. Kehadiran petugas di lapangan, aturan yang jelas, serta partisipasi warga dalam menjaga ketertiban tetap menjadi kunci utama.

Dari sisi warga, taman yang buka 24 jam menawarkan manfaat nyata. Pekerja shift malam, pelaku usaha kecil, hingga komunitas olahraga pagi bisa memanfaatkan taman dengan lebih fleksibel. Ruang publik yang hidup sepanjang waktu juga dapat memperkuat rasa kebersamaan, karena taman menjadi tempat bertemunya berbagai kalangan tanpa sekat waktu.

Tentu ada pula hal yang perlu dipertimbangkan. Kebisingan pada malam hari, potensi penyalahgunaan fasilitas, serta biaya operasional tambahan harus dihitung dengan cermat. Pemerintah perlu memastikan bahwa kebijakan ini tidak mengganggu warga yang tinggal di sekitar taman, sekaligus tidak membebani anggaran secara berlebihan.

Karena masih dalam tahap pengkajian, usulan ini belum menjadi keputusan final. Gubernur meminta agar usulan tersebut dimatangkan terlebih dahulu, termasuk skema pengamanan dan pengelolaannya. Jika kajian menunjukkan kesiapan yang memadai, 76 taman di Jakarta bisa menjadi contoh bagaimana ruang publik kota besar dikelola agar benar-benar melayani warganya, siang dan malam.

Apa poin penting dari berita ini?

  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengkaji usulan membuka 76 taman di Jakarta selama 24 jam.
  • Usulan tersebut dilengkapi rencana pemasangan CCTV untuk menjaga keamanan taman.
  • Taman yang buka 24 jam memerlukan petugas, pencahayaan, kebersihan, dan pengawasan yang memadai.
  • Usulan masih dalam tahap pengkajian dan diminta untuk dimatangkan sebelum menjadi keputusan.

vbgnb

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *